3 Langkah Mudah Memikat Konsumen

3 Langkah Mudah Memikat Konsumen

Siapa sangka memasuki dunis bisnis online ternyata tidak semulus yang dibayangkan. Karena banyak pemilik toko konvensional yang mulai beralih untuk menjalankan bisnis online terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini. Hal tersebut membuat semakin banyaknya pesaing Anda terlebih pada bidang yang sama. Oleh karena itu, Anda harus pintar-pintar dalam menarik hati konsumen agar pilihannya jatuh pada produk yang Anda jual. Tapi tenang dulu, saya akan memandu Anda untuk memikat hati konsumen, berikut tips-tipsnya.

1. Membangun Branding

Langkah pertama untuk memeluk hati para konsumen, tentunya Anda harus membangun branding ke masyarakat luas. Bayangkan saja jika brand Anda tidak dikenal, akankah mereka mau dengan sukarela membeli produk Anda? Tentu saja jawabannya tidak, oleh karena itu jika brand yang Anda mulai belum begitu dikenal, alangkah baiknya jika Anda melakukan pendekatan untuk mengedukasi masyarakat tentang brand Anda. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih familiar dengan produk dari brand Anda beserta dengan kegunaan dan manfaat yang akan didapatkan. Untuk membangun brand berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan.

  • Libatkan Masyarakat

Masyarakat umum adalah target utama pasar Anda, namun jika Anda sudah mengolongkan target pasar Anda dengan lebih spesifik, maka akan lebih baik lagi. Karena mereka dapat membantu brand Anda tumbuh lebih besar lagi dengan mendengarkan mereka dan Anda bisa libatkan mereka untuk improve brand. Dengan menjadi lebih spesifik, brand Anda akan terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan lainnya karena lebih fokus dalam merangkul konsumen, dan tentunya konsumen akan merasa nyaman karena kebutuhannya sudah terpenuhi dengan adanya produk yang Anda tawarkan. Dengan begitu brand Anda juga akan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan perkiraan Anda, terlebih lagi dengan perkembangan digital yang membantu contohnya seperti review. Maka akan lebih banyak orang yang semakin merekomendasikan produk Anda dan penasaran tentunya.

  • Maksimalkan Media Sosial
Sumber Foto: pexels.com

Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah memaksimalkan penggunaan media sosial selain untuk berjualan juga mengedukasi masyarakat tentang produk dari brand Anda. Terlebih lagi media sosial semakin berkembang dengan pesat dan mengikuti perubahan zaman. Hal tersebut dapat Anda manfaatkan dengan baik untuk menjangkau audiens sebanyak-banyaknya.

2. Perhatikan Teknik Copywriting

Mungkin Anda sudah bosan dengan tips yang satu ini, karena saya sudah sering membahasnya dalam berbagai artikel sebelumnya di sini. Hal ini karena copywriting adalah hal yang penting untuk diperhatikan karena jika dilakukan dengan benar mampu untuk mempengaruhi konsumen agar mau untuk membeli produk Anda dan menenkankan bahwa produk Anda adalah yang terbaik untuk mereka. Teknik yang satu ini dapat Anda terapkan di website, blog, media sosial, hingga marketplace tempat produk Anda ditawarkan. Jika Anda ingin mempelajari dan menerapkan teknik copywriting lebih jauh lagi, Anda dapat mengunjungi artikelnya di sini.

3. Lakukan Direct Marketing

Langkah pendukung lainnya bisa dilakukan adalah dengan direct marketing. Tujuan utamanya untuk mengajak konsumen melakukan action tertentu, baik berupa melakukan pembelian, mengisi form, ataupun mengisi survei. Direct marketingadalah bagaimana menciptakan kontak langsung dengan pelanggan dan calon pelanggan potensial untuk mempromosikan produk Anda tanpa adanya perantara. Contoh direct marketing adalah telemarketing, email marketing, personal selling, direct email/katalog dan sebagainya. Direct marketing ini efektif dilakukan dengan digital marketing. Karena digital marketing sangat mudah untuk diukur dan dianalisis performanya. Sehingga, dapat terlihat dengan jelas apakah strategi dan goal yang dibuat tercapai atau tidak.

Baca juga: 10 Tips meraih pasar di shopee

Cara Membangun Branding yang Kuat

Cara Membangun Branding yang Kuat

Brand sangatlah penting dan menjadi kunci utama dalam penjualan bisnis online. Semakin bagus brand yang Anda miliki semakin orang mau membeli produk tersebut. Jika brand Anda memiliki banyak pembeli, calon konsumen lain juga ingin membelinya karena telah terjual banyak dan menyakinkan calon konsumen bahwa produk Anda memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dibeli. Oleh karena itu mulailah untuk mengembangkan brand yang Anda miliki. Dalam artikel berikut akan saya membagikan cara agar brand Anda selalu dicari dan mudah diingat oleh konsumen.

Apa itu Branding?

Menurut Kotler, pengertian branding adalah pemberian nama, istilah, tanda, simbol, rancangan, atau kombinasi dari kesemuanya, yang dibuat dengan tujuan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk membedakan dari barang atau jasa pesaing. Sehingga brand adalah merek tanda yang digunakan oleh pengusaha yang memproduksi suatu produk. Brand tersebut nantinya akan menjadi ciri khas produk Anda dan membedakannya dengan produk lainnya.

Apa pentingnya Branding?

Tentu saja mebangun branding sangat perlu dilakukan, ada banyak sekali mafaat yang didpatkan saat mengebangkan brand yang Anda miliki dari awal, berikut akan saya paparkan keuntunganya.

Sumber Foto: sidedoor.com.au

1. Memberikan Identitas Suatu Produk

Tentu saja dengan adanya branding konsumen dapat dengan mudah membaca merek serta melihat logo suatu produk. Dengan pembedaan ini akan memudahkan konsumen untuk membanding-bandingkan barang serupa, oleh karena itu kualitas produk yang Anda tawarkan harus tetap menjadi nomor satu, dengan begitu konsumen akan memahami kelebihan produk Anda dibandingkan dengan yang lainnya. Penting pula untuk Anda mendaftarkan brand yang Anda miliki di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di kantor wilayah terdekat ataupun secara online. Hal ini meghindari jika suatu hari brand Anda telah besar maka ada beberapa kompetitor yang berusaha untuk mengambil alih usaha Anda dengan mengunakan nama merek yang sama. Oleh karena itu setelah Anda menetapkan brand segeralah untuk mendaftarkannya.

2. Menyampaikan Nilai Produk

Hal penting kedua dari branding ialah mampu untuk menyampaikan nilai suatu produk dengan sekali baca dan identifikasi, baik dari segi merek ataupun logo. Hal ini akan memudahkan konsumen nantinya untuk memilih dan menilai suatu produk. Pastikan brand yang Anda miliki sudah sesuai dengan citra produk yang akan Anda tampilkan pada konsumen.

3. Membuat Referral

Dengan memiliki suatu brand akan lebih mudah untuk konsumen mendiskripsikan serta mengulas produk yang Anda jualkan. Konsumen suka membeli dan mengulas produk yang dibelinya, bahkan ada laman situs tersendiri untuk mengecek kualitas suatu produk. Bayangkan jika Anda tidak memiliki nama brand, bagaiama cara konsumen akan mengulas dan merekomendasikan produk Anda kepada yang lain? Oleh karena itu nama brand sangat berdampak, terlebih jika produk Anda bagus, maka akan lebih banyak orang merekomendasikannya sehingga Anda dapat keuntungan dari sini.

Cara Membangun Branding yang Kuat

Berikut akan saya bahas bagaimana cara-cara membangun branding yang kuat.

Sumber Foto: pexels.com

Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berjualan Online

1. Memahami Desain dari Identitas Brand Anda

Hal pertama, tentu saja Anda harus memahami identitas produk yang Anda jualkan, pastikan nilai dari identitas produk tercermin dan menjadi citra nantinya saat diubah menjadi suatu brand. Pastikan juga logo yang Anda gunakan memiliki arti tersendiri dan mampu untuk merepresntasikan nilai-nilai produk yang Anda usung. Anda juga dapat melihat contoh desain brand yang baik di sini.

2. Pilih Nama yang Mudah Diucapkan

Hal kedua adalah memilih nama yang mudah untuk diucapkan. Hindari nama yang meliputi unsur singkatan konsonan maupun angka, karena akan susah untuk diucapkan dengan benar, salah-salah malah produk lain yang diambilkan pramuniaga dan bukannya produk Anda.

3. Pilih Nama yang Mudah Diingat

Ada beberapa pilihan agar konsumen mengingat nama brand yang Anda buat, yang pertama adalah nama dengan yang terdiri dari 2-4 suku kata namun tidak bertabrakan dengan 2-3 konsonan. Contohnya Befkogtitani, akan susah bukan untuk diucapkan karena tidak memenuhi unsur 2-4 suku kata dengan 3-5 konsonan beda halnya dengan Hermofit, maka akan lebih mudah diucapkan.

Pilihan kedua, Anda dapat memilih nama yang nyeleneh agar mudah diingat oleh konsumen. Nama yang nyeleneh akan membuat orang penasaran contohnya rawon setan.

4. Pilih Nama yang Belum Ada

Sangat penting untuk memlih nama yang belum ada agar tidak rancu nantinya. Pastikan juga nama yang Anda buat tidak memiliki kemiripan 90%. Sebagai contoh terdapat nama brand Boutique Christina maka Anda tidak dapat membuat brand dengan nama Butik Kristina. Jika Anda melakukan hal tersebut, maka sangat besar Anda melakukan tindak plagiat dan dapat dituntut karena meskipun tulisannya berbeda, pelafalannya sama.

Baca juga: Tips-tips Berjualan Online bagi Pemula