Alasan Kenapa Pengidap Diabetes Lebih Rentan Terkena Covid-19

Alasan Kenapa Pengidap Diabetes Lebih Rentan Terkena Covid-19

Virus Corona atau biasa disebut dengan Covid-19 ini menjamah siapa saja tanpa pandang bulu. Covid-19 membuat pengidapnya mengalami demam tinggi hingga kesulitan bernafas dan akan berdampak lebih serius jika tidak ditangani dengan benar. Tapi tahukah Anda jika pengidap diabetes lebih rentan terserang covid-19? Ya, hal tersebut memang benra adanya. Berikut saya akan menjelaskannya kepada Anda, simak baik-baik ya.

Sistem Imun yang Melemah

Sumber Foto: pexels.com

Penyataan bahwa pengidap diabetes lebih rentang terserang covid-19 memanglah benar dan didasarkan pada penelitaian dari Centers of Disease Control and Prevention (CDC). Pengidap diabetes memiliki sistem imun yang lebih lemah jika dibandingkan dengan orang sehat lainnya. Menurut Dr. Susan Spratt dari Duke University, penyakit tersebut memengaruhi kemampuan tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri secara keseluruhan. Implikasinya, ketika virus corona masuk, sistem imun tidak cukup kuat untuk menghalaunya. Saat kondisi itu terjadi, tubuh mudah terinfeksi dan membutuhkan waktu lebih lama untuk pulih.

Menimbulkan Komplikasi

Penderita diabetes jika terserang virus corona akan menimbulkan beberapa komplikasi pada tubuh. Pasalnya, virus lebih suka pada tubuh yang memiliki kadar gula darah yang tinggi. Dengan adanya virus di tubuh penderita diabetes menyebabkan komplikasi lain lebih mudah untuk muncul. Kondisi ini memberikan potensi juga dalam mengalami ganggual ginjal, jantung, dan pneumonia.

Tingkat Kematian yang Lebih Tinggi

Dengan timbulnya berbagai komplikasi tentu saja hal ini meningkatan taraf kematian yang lebih tinggi. Sebuah penelitian membuktikan bahwa risiko kematian pasien akibat virus corona sebesar 0,9%, sedangkan dengan kondisi diabetes mencapai angka 7%. Sangan signifikan bukan? Lantas apa yang harus dilakukan oleh pasien penderita diabetes? Tenang saja berikut akan saya berikan beberapa hal yang dapat Anda lakukan.

Cara Pencegahan

Mengingat risiko tinggi yang dimiliki penderita diabestes sangat beragam dan berbahaya. Berikut akan saya berikan pula cara pencegahan komplikasi diabetes. Pasalnya setiap orang bisa terkena diabetes seperti pada pembahasan kita di artikel sebelumnya. Berikut saya sajikan cara pencegahan covid-19 kepada para penderita diabetes agar tidak terjadi komplikasi yang akut.

  • Kurangi manis dan ganti gula anda.
Sumber Foto: pexels.com

Diabetes terjadi karena kadar gula darah yang tinggi, maka dari itu Anda bisa mengurangi asupan gula Anda. Pilihan lainnya Anda bisa mengganti gula pasir dengan pemanis alami lainnya yang memiliki indeks glikemik rendah, madu salah satu contohnya. Madu bahkan bermanfaat untuk mengurangi peradangan pada pasien diabetes. Tapi pastikan madu yang Anda pilih adalah madu asli, salah satu contohnya adalah Hermofit madu yang terbuat dari 100% bahan alami bahkan tanpa pengawet.

Selain itu produk madu dari Hermofit juga berfungsi memperkuat sistem imun tubuh. Hal ini sangat cocok bahkan untuk penderita diabetes yang memiliki sistem imun yang lebih leman.

  • Perbanyak minum air putih

Mengonsumsi air putih minimal 2L sehari dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Pasalnya, air putih dapat membuang gula dalam bentuk urin.

  • Selalu ukur gula darah

Ukur gula darah Anda secara rutin setidaknya sebulan sekali agar Anda dapat menjaganya.

  • Terapkan protokol kesehatan
Sumber Foto: pexels.com

Anda bisa menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran yang diberikan oleh Kementrian Kesehatan. Jika aktivitas yang Anda lakukan harus di luar rumah, pastikan bahwa Anda selalu menggunakan masker. Menggunakan masker menurut penelitian terbukti dapat menurunkan risiko penularan covid-19. Jangan buka masker Anda terlebih saat berada di tengah keramaian ataupun tempat umum. Selain itu pastikan Anda sering mencuci tangan ataupun menggunakan hand sanitizer. Anda juga perlu menjaga jarak dari orang lain, baik yang sehat maupun sakit. Karena covid-19 terkadang menyebar tanpa menimbulkan gejela pada sebagian orang.