3 Langkah Mudah Memikat Konsumen

3 Langkah Mudah Memikat Konsumen

Siapa sangka memasuki dunis bisnis online ternyata tidak semulus yang dibayangkan. Karena banyak pemilik toko konvensional yang mulai beralih untuk menjalankan bisnis online terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini. Hal tersebut membuat semakin banyaknya pesaing Anda terlebih pada bidang yang sama. Oleh karena itu, Anda harus pintar-pintar dalam menarik hati konsumen agar pilihannya jatuh pada produk yang Anda jual. Tapi tenang dulu, saya akan memandu Anda untuk memikat hati konsumen, berikut tips-tipsnya.

1. Membangun Branding

Langkah pertama untuk memeluk hati para konsumen, tentunya Anda harus membangun branding ke masyarakat luas. Bayangkan saja jika brand Anda tidak dikenal, akankah mereka mau dengan sukarela membeli produk Anda? Tentu saja jawabannya tidak, oleh karena itu jika brand yang Anda mulai belum begitu dikenal, alangkah baiknya jika Anda melakukan pendekatan untuk mengedukasi masyarakat tentang brand Anda. Hal ini dilakukan agar masyarakat lebih familiar dengan produk dari brand Anda beserta dengan kegunaan dan manfaat yang akan didapatkan. Untuk membangun brand berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan.

  • Libatkan Masyarakat

Masyarakat umum adalah target utama pasar Anda, namun jika Anda sudah mengolongkan target pasar Anda dengan lebih spesifik, maka akan lebih baik lagi. Karena mereka dapat membantu brand Anda tumbuh lebih besar lagi dengan mendengarkan mereka dan Anda bisa libatkan mereka untuk improve brand. Dengan menjadi lebih spesifik, brand Anda akan terlihat lebih menonjol dibandingkan dengan lainnya karena lebih fokus dalam merangkul konsumen, dan tentunya konsumen akan merasa nyaman karena kebutuhannya sudah terpenuhi dengan adanya produk yang Anda tawarkan. Dengan begitu brand Anda juga akan tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan perkiraan Anda, terlebih lagi dengan perkembangan digital yang membantu contohnya seperti review. Maka akan lebih banyak orang yang semakin merekomendasikan produk Anda dan penasaran tentunya.

  • Maksimalkan Media Sosial
Sumber Foto: pexels.com

Hal lain yang dapat Anda lakukan adalah memaksimalkan penggunaan media sosial selain untuk berjualan juga mengedukasi masyarakat tentang produk dari brand Anda. Terlebih lagi media sosial semakin berkembang dengan pesat dan mengikuti perubahan zaman. Hal tersebut dapat Anda manfaatkan dengan baik untuk menjangkau audiens sebanyak-banyaknya.

2. Perhatikan Teknik Copywriting

Mungkin Anda sudah bosan dengan tips yang satu ini, karena saya sudah sering membahasnya dalam berbagai artikel sebelumnya di sini. Hal ini karena copywriting adalah hal yang penting untuk diperhatikan karena jika dilakukan dengan benar mampu untuk mempengaruhi konsumen agar mau untuk membeli produk Anda dan menenkankan bahwa produk Anda adalah yang terbaik untuk mereka. Teknik yang satu ini dapat Anda terapkan di website, blog, media sosial, hingga marketplace tempat produk Anda ditawarkan. Jika Anda ingin mempelajari dan menerapkan teknik copywriting lebih jauh lagi, Anda dapat mengunjungi artikelnya di sini.

3. Lakukan Direct Marketing

Langkah pendukung lainnya bisa dilakukan adalah dengan direct marketing. Tujuan utamanya untuk mengajak konsumen melakukan action tertentu, baik berupa melakukan pembelian, mengisi form, ataupun mengisi survei. Direct marketingadalah bagaimana menciptakan kontak langsung dengan pelanggan dan calon pelanggan potensial untuk mempromosikan produk Anda tanpa adanya perantara. Contoh direct marketing adalah telemarketing, email marketing, personal selling, direct email/katalog dan sebagainya. Direct marketing ini efektif dilakukan dengan digital marketing. Karena digital marketing sangat mudah untuk diukur dan dianalisis performanya. Sehingga, dapat terlihat dengan jelas apakah strategi dan goal yang dibuat tercapai atau tidak.

Baca juga: 10 Tips meraih pasar di shopee

Rahasia Bisnis Sukses dengan Unique Selling Point

Rahasia Bisnis Sukses dengan Unique Selling Point

Perkembangan dunia digital belakangan ini membuat banyak bisnis beralih ke sistem online. Terlebih lagi dengan adanya pandemi virus corona yang membatasi segala aktifitas fisik di luar ruangan. Dengan kondisi yang berkembang secara cepat, Andapun harus bisa beradaptasi agar bisa bertahan dengan bisnis yang Anda geluti sekarang. Untuk itu penting untuk mempraktikkan trik marketing, salah satunya adalah unique selling point, mungkin Anda sudah pernah mendengan strategi marketing yang satu ini karena sering diterapkan oleh beberapa perusahaan ternama. Namun, jika Anda belum mengetahuinya jangan khawatir karena saya akan membahas dengan tuntas mengenai unique selling point

1. Apa Itu Unique Selling Point?

Unique selling point adalah strategi marketing yang diterapkan untuk membedakan toko Anda dengan kompetitor yang lainnya. Dengan strategi yang satu ini memungkinkan Anda untuk meng-highlight keunikan produk Anda dibandingkan dengan ratusan bahkan ribuan pesaing lainnya. Dengan menerapkan unique selling point dapat membuat konsumen rela merogoh koceknya untuk membeli produk dari Anda, bukan dari kompetitor. Bayangkan jika semua bisnis menawarkan produk yang sama, calon konsumen pasti kebingungan harus memilih yang mana, bukan? Pada akhirnya mereka akan memilih membeli dari penjual yang memberikan mereka keuntungan lebih dibandingkan lainnya. Oleh karena itu penting untuk menerapkan unique selling point untuk menarik lalu meyakinkan konsumen.

2. Apa Pentingnya Unique Selling Point?

Sumber Foto: pexels.com

Jika Anda bertanya-tanya mengenai pentingnya unique selling point di samping membedakan toko Anda dengan kompetitor lainnya, saya akan membahas keuntungan yang akan Anda dapatkan jika menerapkan strategi ini.

  • Bersaing Lebih Kuat

Perlu diketahui bahwa pesaing bisnis yang Anda hadapi tidak hanya dari lokal saja, melainkan dari seluruh dunia. Dengan kata lain, calon konsumen bisnis online mempunyai pilihan produk yang tak terbatas. Sehingga calon konsumen bisa dengan mudah berpaling jika penjual tak memberikan keunikan yang menguntungkan bagi mereka. Dengan menerapkan unique selling point memudahkan konsumen untuk memilih produk dan toko yang Akan dituju karena memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri.

  • Akan Lebih Membuka Pasar

Jika konsumen memiliki alasan untuk memilih produk Anda, mereka pasti akan terus kembali dan bahkan akan merekomendasikannya ke orang lain. Bandingkan jika produk Anda itu biasa-biasa saja dan tak ada bedanya. Jangankan membeli, dilirik konsumen pun tidak. Oleh karena itu keunikan yang Anda miliki haruslah menonjol dan memiliki manfaat lebih dibandingkan dengan kompetitor yang lain agar produk yang Anda tawarkan lebih dilirik dan disukai oleh konsumen.

3. Bagaimana Menerapkan Unique Selling Point?

Setelah Anda mengetahui apai itu unique selling point beserta manfaatnya, kini saatnya Anda menerapkannya dengan beberapa langkah-langkah yang akan saya pandu di bawah ini.

  • Memahami Keinginan Konsumen
Sumber Foto: pexels.com

Hal pertama yang terpenting untuk diperhatikan ialah keinginan konsumen karena konsumen Anda adalah nomor satu. Dalam hal ini coba bayangkan jika Anda memiliki produk yang luar biasa bagus kualitasnya tanpa memahami lebih lanjut apa keinginan konsumen yang sebenarnya. Maka produk tersebut tentu tidak akan terjual sesuai dengan ekspektasi Anda. Oleh karena itu penting untuk memahami dan mengetahui minat konsumen dengan melakukan riset pasar. Dengan riset pasar yang maksimal pula, produk yang Anda tawarkan akan lebih tepat sasaran nantinya. Maka dari itu penting merencakanan secara detil sebelum memulai memasrkan produk Anda. Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana cara meriset pasar, Anda bisa klik di sini.

  • Melihat Kompetitor

Hal selanjutnya, penting untuk melihat dan mencermati kompetitor yang Anda miliki. Saat Anda mencermati kompetitor, maka Anda akan lebih mudah untuk mengetahui kelebihan dan kelemahan mereka. Setelah Anda mengetahui kelebihannya, Anda bisa menerapkan hal yang sama untuk bisnis Anda dengan penambahan inovasi agar keunikan serta keunggulan yang Anda miliki lebih terlihat di mata konsumen. Anda juga dapat menjadikan kelemahan si kompetitor sebagai bahan evaluasi agar menjaga kepercayaan konsumen pada toko Anda. Selalu tingkatkan sistem penjualan Anda dengan beragam ide kreatif yang belum dimiliki kompetitor lain juga penting agar usaha Anda lebih terlihat dibandingkan dengan ratusan usaha yang bergerak pada bidang yang sama.

  • Memberikan Kepuasan kepada Konsumen

Yang terakhir, sangat penting unutuk memberikan kepuasan kepada konsumen. Pasalanya, jika konsumen sudah puas dengan pelayanan maupun produk yang Anda tawarkan, maka akan lebih besar kemungkinan mereka untuk kembali membeli produk yang Anda miliki. Anda dapat memberikan kepuasan dalam hal layanan customer service, garansi barang rusak, hingga voucher toko atau hal lainnya yang dapat memuaskan pelanggan.

Bagaimana? Gampang-gampang susah bukan menerapkan sistem unique selling point ini? Tapi jika Anda bersungguh-sungguh dan mengikuti beberapa tips diatas, saya yakain pasti Anda akan berhasil dalam mengerjakannya. Anda juga bisa mendapatkan beragam konten marketing lainnya yang tentu akan bermanfaat bagi bisnis Anda di sini setiap harinya. Namun jika Anda masih bingung ataupun ingin menambah wawasan lainnya seputar bisnis online tidak ada salahnya jika bergabung menjadi reseller Hermofit. Pasalnya, Anda tidak akan berjualan sendirian namun juga didampingi tim marketing yang telah menyiapkan marketing kit berupa foto, video, hingga caption dan masih banyak lagi. Anda pun dapat berkonsultasi dengan ahlinya dan memiliki 10 keuntungan menjadi resseler Hermofit di tengah pandemi.

Baca juga: Rahasia Bisnis Online yang Tak Lekang Oleh Waktu

Trik Rahasia Marketing dengan Konsep AIDA

Trik Rahasia Marketing dengan Konsep AIDA

Apakah Anda sedang mengupayakan segala cara untuk meningkatkan penjualan Anda dengan berbagai teknik marketingEtss tapi jangan sampai ketinggalan rahasia strategi marketing yang satu ini, yaitu AIDA. Pasti Anda penasaran bukan dengan strategi marketing ini karena dijamin ampuh menarik perhatian konsumen hingga mengajak mereka untuk membeli produk yang Anda tawarkan. Berikut saya akan mengupas tuntas tentang strategi marketing dengan konsep AIDA.

1. Apa itu AIDA?

AIDA sebenarnya adalah teknik marketing dengan 4 formula di dalamnya yaitu Attention (Perhatian) , Interest (Ketertarikan), Desire (Kemauan), dan Action (Tindakan). Ke-4 formula tersebut jika digabungkan dengan tepat maka akan meningkatkan penjualan produk Anda.

  • Attention

Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia maka artinya adalah perhatian. Perhatian dalam konteks ini dimkasudkan agar menarik ataupun memancing perhatian calon konsumen untuk mengetahui produk Anda lebih jauh.

  • Interest

Yang kedua adalah interest atau ketertarikan yang bertujuan untuk menarik minat konsumen terhadap produk yang Anda tawarkan.

  • Desire

Yang ketiga adalah desire yang artinya kemauan ataupun keinginan. Pada tahap ini Anda harus mengerti kemauan ataupun keinginan calon konsumen agar Anda dapat menawarkan produk Anda sebagai solusinya.

  • Action

Terakhir ialah action atau tindakan, langkah ini merupakan ajakan untuk konsumen membeli produk yang Anda tawarkan saat itu juga.

2. Bagaimana Memanfaatkannya?

Sumber Foto: pexels.com

Setelah mengetahui konsep AIDA tentu Anda sudah mendapatkan gambaran dari strategi tersebut bukan? Karena pada intinya strategi ini digunakan untuk menarik pelanggan dengan 4 konsep yang digabungkan. Strategi ini sangat tepat jika digunakan untuk menulis copy atau tulisan pemasaran. Copy tersebut dapat berupa iklan, tulisan di blog, email marketing, hingga caption di media sosial. Intinya, AIDA adalah pedoman untuk menjalin hubungan dengan calon konsumen hingga menjadi konsumen.

Baca Juga: Mengenal Covert Selling Bagi Pemula untuk Mengembangkan Bisnis Online Anda

3. Seperti Apa Contohnya?

  • Attention

Untuk mendapatkan attention, tentu saja Anda harus menargetkan konsumen terlebih dahulu agar tepat dalam membidik sasaran. Selain itu yang harus Anda perhatikan adalah media komunikasi tempat di mana tulisan tersebut disampaikan apakah media sosial, artikel blog ataukah email. Jika Anda lebih sering aktif di media sosial dalam berjualan, sampaikanlah kalimat pembuka yang mampu menarik perhatian calon konsumen. Kalimat pertama sangat menentukan apakah konsumen akan melanjutkan untuk membacanya atau tidak. Oleh karena itu lakukanlah riset terlebih dahulu jika semisal target pasar Anda adalah orang dewasa yang berkisar 20-35 tahun maka gunakanlah bahasa yang santai dan tidak terlalu formal untuk menghindari kesan kaku. Contoh kalimat pertama yang menarik attention dapat berupa “Menjaga kesehatan tanpa perlu vitamin ?”. Kalimat pertama tersebut bisa untuk membuka attention pembaca untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana menjaga kesehatan tanpa mengonsumsi vitamin setiap harinya terlebih saat pandemi ini.

  • Interest

Setelah Anda berhasil mendapatkan perhatian calon konsumen, kini saatnya Anda menjual kata-kata agar menarik minat mereka lebih jauh lagi. Untuk itu Anda harus memahami terlebih dahulu masalah yang sering dialami dengan memberikan solusi. Saya akan berikan contoh “5 cara menjaga kesehatan di kala pandemi”. Tujuannya jelas untuk menjaga dan meningkatkan imunitas dengan 5 tips yang Anda berikan.

  • Desire
Sumber Foto: pexels.com

Setelah Anda mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh calon konsumen Anda, maka disaat itulah Anda menawarkan produk Anda. Contohnya “Ingin tetap kurus tanpa diet yang menyiksa?” kalimat tersebut sangat tepat jika Anda menjualkan produk yang dapat menurunkan berat badan. Karena Anda sudah paham bahwa keinginan konsumen Anda adalah mendapatkan berat badan yang ideal maka produk Anda dapat menjadi solusi yang tepat untuk ditawarkan. Pada bagian desire ini fokuslah pada manfaat produk.

  • Action

Langkah terakhir yang bisa Anda terapkan adalah membuat konsumen melakukan transaksinya. Pada tahap ini Anda mengarahkan konsumen yang tertarik dengan 3 tahapan konten yang Anda buat untuk membeli produk Anda. Oleh karena itu pada tahap ini penting untuk menerapkan call-to-action atau kalimat ajakan yang mengarahkan calon konsumen untuk melakukan sesuatu. Contohnya “klik di sini untuk pemesanan”.

Itulah penjelasan tentang AIDA, semoga dapat Anda terapkan dengan baik. Jika Anda ingin mengetahui penggunaan AIDA di media sosial secara nyata bisa klik di sini. Namun jika Anda juga ingin menerapkan AIDA pada blog Anda dapat menemukan beberapa contoh dan referensi di sini. Selamat mencoba.

Baca Juga: Ini Dia Marketing 360 Campaign yang Biasanya Digunakan Pebisnis Sukses, Yuk Simak

Tips Copywriting yang Dijamin Menarik Pelanggan

Tips Copywriting yang Dijamin Menarik Pelanggan

Apakah Anda sedang merinitis bisnis online dan berusaha untuk menarik pelanggan sebanyak-banyaknya? Namun hingga kini pelanggan Anda hanya itu-itu saja, yang dalam artian pertambahan pelanggan baru yang sangatlah lambat. Anda perlu memperhatikan beberapa aspek diantaranya ialah teknik copywriting. Teknik yang satu ini sangat bermanfaat jika Anda benar-benar mengindahkannya, berikut akan saya berikan pembahasan mengenai teknik copywriting dan cara penerapannya.

1. Apa Itu Copywriting?

Copywriting adalah istilah untuk teknik pembuatan naskah atau transkrip bahkan deskripsi dari sebuah produk dengan tujuan membujuk pengunjung untuk membeli produk yang Anda tawarkan. Kesuksesan teknik ini dapat dilihat dari pengunjung yang tertarik untuk membeli produk. Terutama karena bisnis online menggunakan media tulisan untuk menghadapi para calon pembeli. Sederhananya menggunakan copywriting untuk bisnis online sama seperti menggunakan salesman agar bisa menarik calon konsumen supaya mau membeli produk barang dan jasa Anda atau bahkan untuk bergabung dalam komunitas yang dimiliki. Hanya saja salesman ini dalam bentuk tulisan.

2. Manfaat dari Copywriting

Teknik ini menekankan pada penulisan deskripsi produk bukan hanya berfungsi untuk memudahkan calon konsumen mengenali produk Anda. Tetapi juga untuk menarik perhatian dan meyakinkan mereka untuk membeli. Dengan teknik copywriting, komunikasi dapat tersampaikan dengan benar. Hal ini juga memudahkan untuk mengkomunikasikan pesan yang ingin disampaikan dengan sangat jelas dan baik kepada konsumen. Jika dalam bisnis online menggunakan teknik copywriting maka bisa menarik calon pembeli agar membeli. Bahkan calon pembeli yang tidak membutuhkan barang atau jasa Anda juga akan membeli karena calon pembeli tersebut merasa ingin membeli atau menggunakan produk dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan. Copywriting juga ampuh menaikkan penjualan produk jasa.

3. Cara Menerapkan Copywriting

Sumber Foto: pexels.com

Sudah jelas bukan dengan istilah copywriting beserta kegunaannya. Nah sekarang saya akan membagikan beberapa cara untuk menerapkan copywriter agar meningkatkan penjualan Anda.

  • Buatlah Headline yang Menarik

Langkah pertama dalam teknik copywriting adalah membuat headline yang menarik. Bagi copywriting headline merupakan harga mati. Headline ini juga menentukan pembaca mau menggunakan produk jasa milik Anda atau tidak. Untuk itu penting dalam mengetahui teknik membuat headline dengan baik agar bisa menarik minat pembaca. Tipsnya gunakan tulisan yang jelas dan padat namun menarik minat konsumen contohnya “Beli 1 Dapat 2”. Dengan tulisan yang persuasif dan menunjukkan keuntungan yang jelas, lebih mudah membujuk konsumen untuk membeli barang yang Anda tawarkan. Teknik pembuatan headline yang dibuat seakan memprovokasi pembaca agar segera membeli produk Anda secepatnya, jika tidak maka pembaca tidak akan mendapatkan keuntungan lagi dilain hari. Manfaat headline tersebut cukup ampuh menarik minat pembeli.

Headline yang menggunakan kalimat mengajak dan bahkan seakan-akan memberikan perintah untuk agar membeli produk jasa yang ditawarkan. Headline yang juga sering dilihat ialah headline to the point atau langsung pada intinya. Teknik ini akan langsung memberitahukan mengenai nama produk jasa beserta manfaat yang bisa didapatkan jika menggunakan produk jasa tersebut.

  • Konten Copywriting

Setelah headline, keuntungan lainnya akan Anda dapatkan jika menambahkan teknik copywriting pada konten. Namun, sebelum membuat konten ada baiknya jika Anda menargetkan tujuan sebuah konten tersebut misalnya apakah untuk meningkatkan penjualan atau hanya jumlah kunjungan. Tanpa perencanaan awal yang tepat konten Anda akan menjadi blurry atau tidak jelas. Namun jika Anda mengeluti bisnis online, maka dalam tulisan copywriting tambahkan testimoni agar bisa membuat tulisan lebih kuat dan meyakinkan calon pelanggan untuk membeli produk Anda. Pastikan testimoni yang diberikan jujur dari para pelanggan.  Jika Anda masih bingung dengan contoh penggunaan teknik copywriting yang baik, Anda dapat mengunjungi situs web Hermofit sebagai referensi.

  • Closing Copywriting

Yang terakhir dan tak kalah penting ialah teknik closing. Kalimat closing atau penutup penting untuk dilakukan agar lebih meyakinkan calon konsumen. Gunakan kalimat perintah langsung namun sederhana. Hal ini merupakan cara cukup efektif agar calon konsumen tergerak untuk membeli produk Anda. salah satu strategi marketing ialah membuat konsumen seakan terdesak ingin membeli. Hal ini bisa dicontohkan seperti memberikan produk terbatas atau diskon yang hanya bisa didapat pada hari ini saja.

Itulah beberapa langkah mengenai copywriting yang dapat Anda lakukan untuk menarik pelanggan. Namun jika Anda masih bingung ataupun ingin menambah wawasan lainnya seputar bisnis online tidak ada salahnya jika bergabung menjadi reseller Hermofit. Pasalnya, Anda tidak akan berjualan sendirian namun juga didampingi tim marketing yang telah menyiapkan marketing kit berupa foto, video, hingga caption dan masih banyak lagi. Anda pun dapat berkonsultasi dengan ahlinya dan memiliki 10 keuntungan menjadi resseler Hermofit di tengah pandemi.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Konsumen Kamu Lari

4 Rahasia Viral Marketing

4 Rahasia Viral Marketing

Setelah membaca artikel sebelumnya mengenai 5 Keuntungan Viral Marketing bagi Pemula Bisnis kini saatnya Anda memulai langkah untuk menerapkan viral marketing untuk usaha Anda. Meskipun Anda adalah pemula bisnis online, tidak memungkiri bahwa Anda dapat melakukan strategi marketing yang satu ini. Bahkan banyak produk baru yang berhasil menerapkannya dan berseliweran di sosial media hingga akhirnya mendulang keuntungan yang cukup besar, Andapun dapat melakukannya. Dalam artikel ini, saya akan membagikan 4 rahasia teknik viral marketing yang tidak boleh untuk Anda lewatkan, mari simak langkah-langkahnya.

1.  Menentukan Target Audiens

Langkah pertama tentu saja Anda harus menentukan target audiens Anda terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar konten yang Anda buat sesuai dan memenuhi kebutuhan target pasar yang telah Anda tetapkan. Semakin tepat sasaran dengan target pasar Anda, maka akan lebih banyak penjualan yang berhasil dilakukan. Selain itu konten Anda juga akan lebih cepat disebarkan oleh audiens Anda. Hal ini adalah kunci, maka buatlah konten semenarik mungkin dan dapat mudah disebarkan oleh audiens. Namun, jika Anda merasa kesusahan dalam menentukan target audiens Anda untuk pertama kali maka Anda dapat mengunjungi artikel di sini agar lebih mudah memahaminya.

2. Memaksimalkan Tools Sosial Media

Sumber Foto: pexels.com

Hal kedua yang harus Anda lakukan tentu saja memaksimalkan tools yang ada pada sosial media lantaran teknik viral marketing mengedapkan persebaran konten produk Anda melalui dunia maya, salah satunya ialah sosial media. Untuk itu penting untuk memaksimalkan semua fitur yang ada di dalamnya agar dapat menjangkau audiens lebih luas. Anda dapat memaksimalkan tools seperti penggunaan hastag pada setiap konten yang Anda unggah. Pastikan bahwa hastag tersebut sesuai untuk mendeskripsikan produk Anda agar mudah terlacak ataupun dicari oleh konsumen.

3. Merangkul Audiens dengan Pendekatan Emosional

Hal ketiga yang dapat Anda lakukan adalah merangkul audiens dengan pendekatan emosional, hal ini karena dirasa lebih menyentuh audiens sehingga audiens merasa dipahami dan menyebarkan konten tersebut pada sosial medianya. Semakin banyak persebarannya maka semakin besar kemungkinan konten Anda untuk viral dan menjamah audiens lebih luas lagi di laur target pasar Anda. Pendekatan emosional dalam konten yang Anda buat  dapat berupa emosi gembira, sedih, haru, takut, hingga marah sekalipun. Pengertian penambahan emosi marah di sini, bukan dimaksudkan untuk membenci sesuatu melainkan untuk menggerakkan audiens dalam melakukan sesuatu hal yang berlainan seperti konten yang Anda buat. Semisal Anda membuat konten pengalangan dana tentang pengeboman di Suriah dan menampakkan para korban yang terlantar tanpa adanya ayoman dari pemerintah, maka akan timbul rasa marah akan tragedi yang terjadi. Hal ini dapat membuat audiens tertarik untuk mengikuti pengolongan dana yang Anda serukan. Memanfaatkan emosi audiens sangat penting untuk memberikan suatu makna dalam konten tersebut. Anda juga dapat melakukan hal yang serupa dengan beragam emosi yang lainnya.

4. Mencoba Strategi Trend Jacking

Sumber Foto: asiatimes.com

Stategi terakhir yang ampuh untuk diterapkan ialah trend jaking. Trend jaking adalah strategi di mana memanfaatkan sesuatu yang viral, lagu misalnya dan ditimpali dengan strategi promisi Anda sendiri. Masih ingat bukan iklan Shopee dengan mengunakan lagu baby shark dan diganti dengan lirik Shopee sendiri dengan salah satu liriknya “di Shopee pi pi pi pi pi pi” yang menjadi ikon. Sungguh cemerlang bukan ide yang dilakukan oleh Shopee dengan menggunakan laku yang menjadi mega hit pada masanya untuk melakukan promosi, Anda juga dapat melakukan hal yang sama tentunya.

Baca juga: Menghasilkan Uang dengan Mudah di Saat Pandemi dengan Menjadi Resseler

5 Keuntungan Viral Marketing bagi Pemula Bisnis

5 Keuntungan Viral Marketing bagi Pemula Bisnis

Apakah Anda telah mengenal strategi viral marketing? Apakah sebenarnya viral marketing dan keuntungannya jika diterapkan? Bisakah menerapkan viral marketing meski baru memulau usaha? Tenang saja, di sini saya akan membahas viral marketing secara lengkap, mari simak pembahasannya.

Apa Itu Viral Marketing?

Viral marketing sebenarnya ialah teknik pemasaran dengan melibatkan konten digital yang kemudian disebarkan secara masif melalui sosial media atau platform lainnya, sehingga menciptakan potensi pertumbuhan eksponensial dalam waktu singkat terhadap objek yang viral tersebut. Konten tersebut dengan sukarela disebarkan oleh audiens dengan sendirinya dan lebih menghemat biaya pemasaran atau pengiklanan tentunya. Teknik ini bisa digunakan untuk meningkatkan brand awareness hingga penjualan.

Baca juga: Rahasia Bisnis Online yang Tak Lekang Oleh Waktu

Keuntungan Viral Marketing

Tentu saja dengan adanya viral marketing banyak sekali keuntungan yang akan Anda dapatkan, berikut akan saya berikan rangkumannya.

1. Meningkatkan Brand Awareness

Keuntungan pertama seperti yang telah dijelaskan di awal ialah dapat  meningkatkan brand awareness. Brand awareness ialah suatu istilah strategi pemasaran yang dapat menggambarkan tingkat kesadaran konsumen terhadap suatu produk. Mempromosikan suatu produk baru atau menghidupkan kembali suatu merek lama merupakan salah satu langkah tepat yang dapat dilakukan untuk membangun brand awareness. Jadi pada intinya brand awareness digunakan agar masyarakat umum lebih memahami merek dari suatu produk. Dengan adanya viral marketing, membuat brand awareness terasa lebih mudah, karena perkembangan dunia digital yang membantu persebarannya.

2. Meningkatkan Penjualan

Sumber Foto: pexels.com

Selain dapat meningkatkan brand awareness, viral marketing juga dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan. Hal ini tentunya terjadi karena jamahan audiens juga lebih tersebar sehingga lebih banyak orang yang tergiur akan produk yang Anda tawarkan sehingga dapat meningkatkan penjualan secara signifikan. Belakangan ini sangat marak produk yang terjual laris berkat pengaruh sosial media terutama Instagram dan TikTok. Barang-barang tersebut viral karena diulas oleh beberapa orang dan menyebar cepat karena kualitas barang yang bagus dari ulasan semula membuat orang penasran untuk membeli dan mencobanya.

Baca juga: Tips Bisnis Tahan Krisis Saat Pandemi 

3. Menghemat Biaya Iklan

Dengan persebaran produk yang cepat dan luas tentu saja sudah menjamah beberapa audiens Anda sekaligus. Hal ini dapat menghemat biaya iklan karena penyebarannya telah dilakukan oleh pengguna sosial media. Dengan perkembangan teknologi akan semakin memudahkan pengguna internet membagikan kepada siapapun secara mudah. Dengan viral marketing jangkauan yang luas akan Anda dapatkan bahakan melebihi target pasar Anda.

4. Menghemat Waktu dan Tenaga

Tentu saja dengan viral marketing Anda akan dapat menghemat waktu dan tenaga dalam menyebarkan iklan produk Anda. Viral marketing membuat konten produk Anda akan terus menerus tersebar dengan mudahnya karena bantuan pengguna sosial media yang saling membantu share konten tersebut. Karena sudah ada yang melakukan tugas penyebaran konten, maka akan lebih menghemat tenaga dan waktu Anda. Konten dengan pendekatan viral marketing juga akan lebih cepat menyebar dibanding dengan pendekatan marketing yang lainnya.

5. Kesempatan Diliput Berbagai Media Lebih Besar

Sumber Foto: pexels.com

Hal yang tak kalah penting ialah kesempatan untuk diliput oleh berbagai media. Peluang Anda akan lebih terbuka karena produk telah berhasil viral, maka beberapa media akan meliput bisnis Anda. Dengan begitu, akan lebih banyak audiens yang mengetahui produk Anda tidak hanya melalui sosial media saja. Saat iklan berhasil viral, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk press release atau memasang iklan di berbagai media. Seperti koran, televisi, radio, dan lain-lain. Bahkan unggulnya, media-lah yang akan dengan sukarela meliput konten Anda yang viral itu.

Baca juga: Lambungkan Penjualan dengan Menargetkan Pasar bagi Pemula