Ini Dia Marketing 360 Campaign yang Biasanya Digunakan Pebisnis Sukses, Yuk Simak

Ini Dia Marketing 360 Campaign yang Biasanya Digunakan Pebisnis Sukses, Yuk Simak

Di era yang serba digital ini pemasaran online tidak bisa dilakukan dengan sembarangan saja pasalnya pesaing yang muncul pun tidak sedikit. Hal tersebut membuat Anda harus menguasi dengan benar pemasaran online. Pemasaran online banyak ragamnya, namun kali ini yang akan saya bahas adalah marketing 360 campaign. Mungkin ini pertama kali Anda mendengar istilah  marketing 360 campaignnamun jenis pemasaran atau  marketing ini nyatanya sudah banyak diterapkan oleh pebisnis suskes bahkan perusahan besar seperti contohnya Pocari Sweat dan Yamaha bahkan jauh sebelum tahun 2020. Penasaran bukan, seperti apa  marketing 360 campaign? Seberapa efektifnya itu jika diterapkan dalam pemasaran Anda dan fungsi lainnya. Oleh karena itu simak artikel ini sampai habis ya, agar Anda bisa mencontoh pemasaran sukses seperti yang dilakukan oleh brand-brand besar.

Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berjualan Online

1. Apa itu marketing 360 campaign?

Sumber Foto: pexels.com

 Marketing 360 campaign sejatinya adalah teknik marketing dengan melakukan komunikasi kepada konsumen melalui berbagai channel komunikasi bahkan sosial media berupa Facebook dan Instagram serta platform lainnya seperti youtube. Pendekatan ini dilakukan dari pertama konsumen itu bangun sampai tidur atau bahkan sampai ke alam mimpi konsumen. Hal ini karena iklan yang dilakukan dapat dijumpai dalam segala aktivitas konsumen sehingga iklan tersebut tertanam di alam bawah sadar pikiran si konsumen. Contoh mudahnya produk motor A dari mulai menghidupkan tv ada iklannya motor A dari pergi ke kantor dengar di radio tentang motor A, buka internet ada lagi iklannya motor A, baca koran ketemu lagi iklan motor A, sampai mau nongkrong dengan teman-temannya mengajak ke event motor A. Jadi seperti itulah teknik marketing 360 campaign dengan mendekati calon konsumen dalam kesehariannya. 

2. Seberapa Efektif Marketing 360 Campaign?

Jika Anda bertanya seberapa efektif marketing 360 campaign, tentunya teknik pemasaran ini lebih efektif dibanding dengan teknik pemasaran lainnya. Pasalnya marketing 360 campaign selain hadir di tv, koran, maupun radio juga menggunakan seluruh sosial media untuk memasarkan proudknya.

Sumber Foto: brightstars.co.id

Dari contoh diatas, dapat dibuktikan kalau social media marketing campaign juga sesuatu yang efektif untuk mendapatkan perhatian masyarakat untuk mencari konsumen. Tidak sampai disitu saja, strategi marketing ini juga metode yang bagus untuk membangun brand image dan brand awareness dalam pembentukan citra brand. 

3. Langkah Apa yang Harus Dilakukan?

  • Menyiapkan Anggaran Iklan

Untuk menerapkan marketing 360 campaign yang harus Anda lakukan adalah menyiapkan anggaran iklan. Pasalnya marketing 360 campaign dilakukan untuk menampilkan iklan yang maksimal dalam semua media masa yang memungkinkan. Namun jika bisnis online Anda baru berkembang dan tidak memiliki cukup anggaran untuk membangun citra brand, Anda dapat melakukan pembatasan skala marketing 360 campaign. Lakukan saja di semua sosial media platform seperti Facebook, Twitter, hingga Instagram karena lebih murah. Selain itu tv, radio, hingga koran sudah banyak ditinggalkan sehingga Anda bisa memanfaatkan sosial media yang ada.

  • Memiliki Akun Jualan di Semua Sosial Media

Hal terpenting lainnya ialah tentu wajib memiliki akun sosial media untuk berjualan. Pastikan bahwa akun bisnis Anda terlihat profesional sehingga meyakinkan konsumen untuk membeli. Berikut contohnya.

  • Facebook
Sumber Foto: pexels.com

Seorang penggemar dari Facebook Page suatu brand atau bisnis terbukti akan membeli 35% lebih banyak daripada pelanggan biasa yang tidak mengikuti brand tersebut di Facebook. Hasil ini bukan hanya fakta yang dibuat-buat, melainkan didapat berdasarkan hasil studi selama 4 tahun atas sebuah toko swalayan besar yang menjual kebutuhan. Hasil ini menunjukan kalau mempunyai sebuah Facebook Page bisa memiliki pengaruh yang cukup besar. Sebuah Facebook Page yang aktif ternyata bisa meningkatkan pelanggan di toko dan meningkatkan pembelian. Berdasarkan studi yang sama, diketahui 75% laba dari suatu toko bahan makanan ternyata didapat dari 25% pelanggan mereka yang sudah menjadi penggemar toko tersebut di Facebook. Saya yakin, bagi sebagian besar Anda, 75% bukanlah angka yang kecil. Hal tersebut rupanya tidak hanya berlaku pada Facebook saja, melainkan sosial media lainnya. Sehingga semakin banyak Anda menggunakan sosial media untuk marketing 360 campaign, maka sebanding pula dengan konsumen yang akan Anda dapatkan nantinya.

Baca juga: Tips-tips Berjualan Online bagi Pemula 

Tips Berjualan di Facebook Bagi Pemula

Tips Berjualan di Facebook Bagi Pemula

Facebook merupakan media sosial terbesar yang memiliki paling banyak pengguna. Pengguna atif Facebook beragam dari kalangan usia hingga jenis kelamin. Dengan memiliki pengguna yang luas dan tersebar, hal tersebut dapat Anda manfaatkan sebagai tempat menawarkan produk yang Anda jualkan. Berikut akan saya berikan tips berjualan di Facebook secara lengkap, mari kita simak tipsnya agar dapat membantu Anda dalam berbisnis online.

1. Facebook Marketplace

Facebook telah mempunyai fitur untuk memudahkan barjualan yaitu fitur marketplace. Fitur ini ditempatkan di platform Facebook dan dapat diakses melalui ponsel ataupun PC. Fitur ini memudahkan penjual untuk mengunggah barang yang hendak dijual serta memudahkan konsumen untuk dapat menemukannya. Calon pembeli dapat langsung masuk ke dalam fitur marketplace tanpa harus mengunduh aplikasi e-commerce tersediri karena Facebook telah menghubungkan keduanya. Fitur ini sangat membantu baik dari segi penjual maupun konsumen. Berjualan barang di fitur marketplace juga dapat membangun kepercayaan kepada konsumen agar terlihat lebih profesional dari pada berjualan di akun pribadi. Fitur Facebook Marketplace mempunyai tampilan serupa dengan situs jual beli online lainnya yaitu OLX, berikut akan saya berikan tahapan untuk memulai menjual barang di Facebook Marketplace:

Facebook Baru

  • Dari Kabar Beranda, klik “Marketplace“.
  • Klik “+ Buat Tawaran Baru”, lalu klik “Barang Dijual”.
  • Klik “Tambahkan Foto” untuk mengunggah foto barang dari komputer.
  • Masukkan info tentang barang. Untuk menandai barang sebagai gratis, tuliskan 0 sebagai harganya.
  • Klik “Berikutnya”. Jika tulisan “Berikutnya” berwarna abu-abu, pastikan Anda telah memasukkan informasi yang diperlukan.
  • Klik “Terbitkan” untuk memposting tawaran marketplace Anda.

Facebook Klasik

  • Dari “Kabar Beranda” kemudian klik “Marketplace”.
  • Klik “+ Jual Sesuatu”, lalu klik “Barang Dijual”.
  • Klik “+10 Foto” untuk mengunggah foto barang dari komputer.
  • Masukkan info tentang barang. Untuk menandai barang sebagai gratis, tuliskan 0 sebagai harganya.
  • Klik “Berikutnya”. Jika tulisan “Berikutnya” berwarna abu-abu, pastikan telah memasukkan informasi yang diperlukan.
  • Pilih tempat untuk memposting tawaran, jika hanya ingin memposting di marketplace saja, klik “Hapus”.
  • Klik “Terbitkan” untuk memposting tawaran Marketplace.

2. Fitur Fanpage

Sumber Foto: unsplash.com

Opsi kedua yang dapat kita lakukan setelah mengungah barang di Facebook marketplace adalah dengan membuat akun fanpage. Akun fanpage dirasa lebih efektif lagi setelah memunggah barang di Facebook marketplace untuk mengembangkan merek kita dengan berbagai fitur fanpage yang dimiliki. Akun fanpage memiliki detail informasi yang jauh lebih lengkap dibanding Facebook marketplace yang hanya berupa satu unggahan foto beserta diskripsi barang dan harga saja. Jika kita kombinasikan dengan fitur fanpage akan lebih baik lagi. Pasalnya fitur fanpage memuat begitu banyak informasi dari produk yang dijualkan, nama perusahaan, serta rekam jejak perusahaan maupun keunggulan barang yang dimiliki sehingga konsumen akan lebih percaya dengan informasi yang dapat kita berikan.

Berikut akan saya berikan beberapa cara membuat fitur fanpage:

  • Buka facebook.com/pages/create.
  • Klik “Kategori” untuk memilih jenis Halaman.
  • Isi informasi yang diperlukan.
  • Klik “Lanjutkan”, lalu ikuti petunjuk di layar.

3. Ciptakan Konten yang Menarik

Setelah berhasil membuat facebok fanpage, langkah selanjutnya adalah mengisi fanpage tersebut dengan konten semenarik mungkin. Konten yang menarik akan lebih menarik konsumen untuk datang ke fanpage yang kita miliki. Kita dapat memperhatikan berbagai segi berikut diantaranya.

Segi Gambar

Berikan gambar dengan kualitas yang terbaik, agar tidak pecah saat ditampilkan. Selain itu buatlah gambar jualan kita semenarik mungkin dengan unsur estetika.

Segi Konten

Buatlah akun fanpage Anda tidak hanya sekedar berjualan melainkan berbagai tips yang berhubungan dengan kategori produk yang Anda jual misalkan kesehatan ataupun kecantikan. Misalkan Anda menjual produk pelangsing berikan juga tips untuk menurunkan berat badan agar efektif. Dapat juga berupa diskon ataupun promo yang diberikan. Pastikan juga Anda mem-posting konten setidaknya sekali dalam sehari agar jangkauan semakin luas dan akan lebih mudah untuk ditemukan.

Segi Copywriting

  • Berikan headline yang menarik agar membuat orang berhenti scrolling dan tertarik untuk membaca produk kita lebih jauh lagi.
  • Cakup informasi lengkap pada body text meliputi beberapa hal yaitu: detail dari produk , manfaat, dan terutama alasan kenapa mereka harus beli.
  • Extra, merupakan merupakan servis tambahan atau benefit lainnya. Extra ini bisa membuat orang yang ragu, menjadi yakin karena dia merasakan ada keuntungan lebih jika belanja di tempat Anda. Misalnya gratis konsultasi unutuk menurunkan berat badan.
  • Closing, bagian dimana kita harus memberi informasi terkait cara calon pembeli melakukan transaksi semsisal klik link yang menuju halaman produk.

4. Aktif di Grup yang di Kategori yang Sejalan dengan Produk Dagang

Sumber Foto: unsplash.com

Grup di Facebook menjadi salah satu sarana untuk Anda menargetkan audiens yang tepat. Anda dapat bergabung dan melakukan soft selling di sana. Kalau Anda masih member baru, dan langsung promosi, kamu akan dicap tidak sopan dan terkadang spam bahkan Anda akan langsung ditendang keluar grup dan sekali keluar, tidak akan bisa gabung lagi ke grup itu. Padahal grup di Facebook membantu Anda dalam menemukan hal apa saja yang banyak dicari dan diminati oleh orang lain. Di Facebook grup juga akan sering muncul sesi tanya jawab dan berbagi informasi lain yang bermanfaat.