4 Kesalahan Dalam Berbisnis

4 Kesalahan Dalam Berbisnis

Di era perkembangan teknologi ini semakin banyak bisnis online yang berkembang dengan begitu pesatnya. Semakin banyak pula kompetitor baru bermunculan untuk memindahkan lahan jualannya ke bidang online karena memiliki lebih banyak segi keuntungan. Jika Anda hendak mencoba peruntungan peluang bisnis online ini tentunya Anda harus memperhatikan beberapa hal agar bisnis online yang Anda jalankan berkembang dengan keinginan Anda. Berikut saya juga akan memaparkan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh pemula bisnis online dalam melakukan usahanya, agar Anda terhindarkan dari kesalahan serupa.

1. Asal Menjual Barang

Hal pertama yang biasa dilakukan oleh pemula bisnis online ialah asal dalam menjual barang dagangannya. Dalam artian mereka tidak melakukan riset produk dan pasar terlebih dahulu sebelum mulai berjualan. Dengan begitu persiapan yang dilakukan juga akan kurang matang tanpa mengetahui minat pasar itu sendiri. Biasnya mereka hanya menjualkan barang dengan harga beli yang rendah dan menjualnya lebih tinggi agar mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Sayangnya, dalam dunia bisnis hal yang harus Anda perhatikan tidak hanya income saja namun target pasar, jika income dari barang tersebut sudah cukup menjajikan namun bila target pasar yang didaptkan tidak banyak dan sesuai sama saja tidak akan ada income yang datang menghampiri Anda.

Namun jika Anda masih bingung, ada baiknya Anda begabung dengan program dropship maupun reseller  suatu brand perusahaan. Karena sudah jelas tahapannya dan tentunya juga mereka telah lebih dahulu melakukan riset pasar. Seperti Hermofit yang telah menjualkan lebih dari 20 ribu produk kurang dari 1 bulan, dan kini membuka peluang usaha reseller yang menggiurkan.

2. Tidak Memetakan Keuangan

Sumber Foto: pexels.com

Kesalahan selanjutnya yang sering dilakukan ialah tidak memetakan ataupun menganggarkan keungan. Sangat penting untuk memetakan keuangan dan membagi-bagikannya berdasarkan skala prioritas terpenting, misalnya anggaran untuk promosi atau beriklan hingga fixed cost perbulannya. Jika tidak diatur dengan seksama maka akan menimbulkan bencana pada nantinya. Perhatikan juga arus kas, kebutuhan modal, dan pencatatan keuangan harus menjadi fokus utama ketika memulai sebuah bisnis. Pastikan kamu memilki perhitungan berapa modal yang dibutuhkan. Jagan pernah meremehkan pencatatan keuangan dan mengatur keuangan bisnis.

3. Tidak Memaksimalkan Penggunaan Internet

Hal selanjutnya yang sangat krusial ialah tidak memaksimalkan penggunaan internet padahal zaman semakin berkembang, maka dari itu Anda juga harus melakukan adaptasi agar dapat bertahan dan mengalahkan kompetitor dalam bersaing. Anda dapat mengiklankan produk yang Anda jual lebih mudah melalui internet, mulai dari  membuat akun media sosial untuk berjualan agar lebih mudah berinteraksi dan dekat dengan calon konsumen. Anda dapat membuat berbagai akun media sosial seperti Facebook, Instagram, hinga TikTok pasalnya banyak bersliweran konten yang mengulas suatu produk yang merupakan bagian dari strategi marketing. Selain media sosial, Anda dapat membuat website resmi yang mennunjukkan profil perusahaan serta produk yang dijualkannya. Hal tersebut lebih membuat calon konsumen percaya akan brand reputation yang Anda presentasikan dalam website. 

4. Tidak Melakukan Pelayan yang Baik Kepada Konsumen

Seiring makin tingginya transaksi, banyak pebisnis yang kemudian lupa bahwa pelanggan adalah raja sehingga mereka mengabaikan customer service. Dalam bisnis online, customer service adalah bagian yang paling penting. Kita sebagai customer akan lebih percaya jika ada layanan live chat di toko online. Konsumen bisa bertanya menganai cara pesan, detail order atau proses pengirimannya. Selain itu, Anda juga harus memiliki prosedur untuk menyelesaikan keluhan pelanggan.

Baca juga: 3 Strategi Penjualan bagi Pemula 

4 Keselahan yang Biasa Dilakukan Pemula Bisnis Online

4 Keselahan yang Biasa Dilakukan Pemula Bisnis Online

Di era perkembangan teknologi ini semakin banyak bisnis online yang berkembang dengan begitu pesatnya. Semakin banyak pula kompetitor baru bermunculan untuk memindahkan lahan jualannya ke bidang online karena memiliki lebih banyak segi keuntungan. Jika Anda hendak mencoba peruntungan peluang bisnis online ini tentunya Anda harus memperhatikan beberapa hal agar bisnis online yang Anda jalankan berkembang dengan keinginan Anda. Berikut saya juga akan memaparkan kesalahan-kesalahan yang sering dilakukan oleh pemula bisnis online dalam melakukan usahanya, agar Anda terhindarkan dari kesalahan serupa.

1. Asal Menjual Barang

Hal pertama yang biasa dilakukan oleh pemula bisnis online ialah asal dalam menjual barang dagangannya. Dalam artian mereka tidak melakukan riset produk dan pasar terlebih dahulu sebelum mulai berjualan. Dengan begitu persiapan yang dilakukan juga akan kurang matang tanpa mengetahui minat pasar itu sendiri. Biasnya mereka hanya menjualkan barang dengan harga beli yang rendah dan menjualnya lebih tinggi agar mendapatkan keuntungan yang lebih banyak. Sayangnya, dalam dunia bisnis hal yang harus Anda perhatikan tidak hanya income saja namun target pasar, jika income dari barang tersebut sudah cukup menjajikan namun bila target pasar yang didaptkan tidak banyak dan sesuai sama saja tidak akan ada income yang datang menghampiri Anda.

Namun jika Anda masih bingung, ada baiknya Anda begabung dengan program dropship maupun reseller  suatu brand perusahaan. Karena sudah jelas tahapannya dan tentunya juga mereka telah lebih dahulu melakukan riset pasar. Seperti Hermofit yang telah menjualkan lebih dari 20 ribu produk kurang dari 1 bulan, dan kini membuka peluang usaha reseller yang menggiurkan.

2. Tidak Memetakan Keuangan

Sumber Foto: pexels.com

Kesalahan selanjutnya yang sering dilakukan ialah tidak memetakan ataupun menganggarkan keungan. Sangat penting untuk memetakan keuangan dan membagi-bagikannya berdasarkan skala prioritas terpenting, misalnya anggaran untuk promosi atau beriklan hingga fixed cost perbulannya. Jika tidak diatur dengan seksama maka akan menimbulkan bencana pada nantinya. Perhatikan juga arus kas, kebutuhan modal, dan pencatatan keuangan harus menjadi fokus utama ketika memulai sebuah bisnis. Pastikan kamu memilki perhitungan berapa modal yang dibutuhkan. Jagan pernah meremehkan pencatatan keuangan dan mengatur keuangan bisnis.

3. Tidak Memaksimalkan Penggunaan Internet

Hal selanjutnya yang sangat krusial ialah tidak memaksimalkan penggunaan internet padahal zaman semakin berkembang, maka dari itu Anda juga harus melakukan adaptasi agar dapat bertahan dan mengalahkan kompetitor dalam bersaing. Anda dapat mengiklankan produk yang Anda jual lebih mudah melalui internet, mulai dari  membuat akun media sosial untuk berjualan agar lebih mudah berinteraksi dan dekat dengan calon konsumen. Anda dapat membuat berbagai akun media sosial seperti Facebook, Instagram, hinga TikTok pasalnya banyak bersliweran konten yang mengulas suatu produk yang merupakan bagian dari strategi marketing. Selain media sosial, Anda dapat membuat website resmi yang mennunjukkan profil perusahaan serta produk yang dijualkannya. Hal tersebut lebih membuat calon konsumen percaya akan brand reputation yang Anda presentasikan dalam website. 

4. Tidak Melakukan Pelayan yang Baik Kepada Konsumen

Seiring makin tingginya transaksi, banyak pebisnis yang kemudian lupa bahwa pelanggan adalah raja sehingga mereka mengabaikan customer service. Dalam bisnis online, customer service adalah bagian yang paling penting. Kita sebagai customer akan lebih percaya jika ada layanan live chat di toko online. Konsumen bisa bertanya menganai cara pesan, detail order atau proses pengirimannya. Selain itu, Anda juga harus memiliki prosedur untuk menyelesaikan keluhan pelanggan.

Baca juga: 3 Strategi Penjualan bagi Pemula 

Cara Membangun Branding yang Kuat

Cara Membangun Branding yang Kuat

Brand sangatlah penting dan menjadi kunci utama dalam penjualan bisnis online. Semakin bagus brand yang Anda miliki semakin orang mau membeli produk tersebut. Jika brand Anda memiliki banyak pembeli, calon konsumen lain juga ingin membelinya karena telah terjual banyak dan menyakinkan calon konsumen bahwa produk Anda memiliki kualitas yang baik dan layak untuk dibeli. Oleh karena itu mulailah untuk mengembangkan brand yang Anda miliki. Dalam artikel berikut akan saya membagikan cara agar brand Anda selalu dicari dan mudah diingat oleh konsumen.

Apa itu Branding?

Menurut Kotler, pengertian branding adalah pemberian nama, istilah, tanda, simbol, rancangan, atau kombinasi dari kesemuanya, yang dibuat dengan tujuan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk membedakan dari barang atau jasa pesaing. Sehingga brand adalah merek tanda yang digunakan oleh pengusaha yang memproduksi suatu produk. Brand tersebut nantinya akan menjadi ciri khas produk Anda dan membedakannya dengan produk lainnya.

Apa pentingnya Branding?

Tentu saja mebangun branding sangat perlu dilakukan, ada banyak sekali mafaat yang didpatkan saat mengebangkan brand yang Anda miliki dari awal, berikut akan saya paparkan keuntunganya.

Sumber Foto: sidedoor.com.au

1. Memberikan Identitas Suatu Produk

Tentu saja dengan adanya branding konsumen dapat dengan mudah membaca merek serta melihat logo suatu produk. Dengan pembedaan ini akan memudahkan konsumen untuk membanding-bandingkan barang serupa, oleh karena itu kualitas produk yang Anda tawarkan harus tetap menjadi nomor satu, dengan begitu konsumen akan memahami kelebihan produk Anda dibandingkan dengan yang lainnya. Penting pula untuk Anda mendaftarkan brand yang Anda miliki di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) di kantor wilayah terdekat ataupun secara online. Hal ini meghindari jika suatu hari brand Anda telah besar maka ada beberapa kompetitor yang berusaha untuk mengambil alih usaha Anda dengan mengunakan nama merek yang sama. Oleh karena itu setelah Anda menetapkan brand segeralah untuk mendaftarkannya.

2. Menyampaikan Nilai Produk

Hal penting kedua dari branding ialah mampu untuk menyampaikan nilai suatu produk dengan sekali baca dan identifikasi, baik dari segi merek ataupun logo. Hal ini akan memudahkan konsumen nantinya untuk memilih dan menilai suatu produk. Pastikan brand yang Anda miliki sudah sesuai dengan citra produk yang akan Anda tampilkan pada konsumen.

3. Membuat Referral

Dengan memiliki suatu brand akan lebih mudah untuk konsumen mendiskripsikan serta mengulas produk yang Anda jualkan. Konsumen suka membeli dan mengulas produk yang dibelinya, bahkan ada laman situs tersendiri untuk mengecek kualitas suatu produk. Bayangkan jika Anda tidak memiliki nama brand, bagaiama cara konsumen akan mengulas dan merekomendasikan produk Anda kepada yang lain? Oleh karena itu nama brand sangat berdampak, terlebih jika produk Anda bagus, maka akan lebih banyak orang merekomendasikannya sehingga Anda dapat keuntungan dari sini.

Cara Membangun Branding yang Kuat

Berikut akan saya bahas bagaimana cara-cara membangun branding yang kuat.

Sumber Foto: pexels.com

Baca juga: Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berjualan Online

1. Memahami Desain dari Identitas Brand Anda

Hal pertama, tentu saja Anda harus memahami identitas produk yang Anda jualkan, pastikan nilai dari identitas produk tercermin dan menjadi citra nantinya saat diubah menjadi suatu brand. Pastikan juga logo yang Anda gunakan memiliki arti tersendiri dan mampu untuk merepresntasikan nilai-nilai produk yang Anda usung. Anda juga dapat melihat contoh desain brand yang baik di sini.

2. Pilih Nama yang Mudah Diucapkan

Hal kedua adalah memilih nama yang mudah untuk diucapkan. Hindari nama yang meliputi unsur singkatan konsonan maupun angka, karena akan susah untuk diucapkan dengan benar, salah-salah malah produk lain yang diambilkan pramuniaga dan bukannya produk Anda.

3. Pilih Nama yang Mudah Diingat

Ada beberapa pilihan agar konsumen mengingat nama brand yang Anda buat, yang pertama adalah nama dengan yang terdiri dari 2-4 suku kata namun tidak bertabrakan dengan 2-3 konsonan. Contohnya Befkogtitani, akan susah bukan untuk diucapkan karena tidak memenuhi unsur 2-4 suku kata dengan 3-5 konsonan beda halnya dengan Hermofit, maka akan lebih mudah diucapkan.

Pilihan kedua, Anda dapat memilih nama yang nyeleneh agar mudah diingat oleh konsumen. Nama yang nyeleneh akan membuat orang penasaran contohnya rawon setan.

4. Pilih Nama yang Belum Ada

Sangat penting untuk memlih nama yang belum ada agar tidak rancu nantinya. Pastikan juga nama yang Anda buat tidak memiliki kemiripan 90%. Sebagai contoh terdapat nama brand Boutique Christina maka Anda tidak dapat membuat brand dengan nama Butik Kristina. Jika Anda melakukan hal tersebut, maka sangat besar Anda melakukan tindak plagiat dan dapat dituntut karena meskipun tulisannya berbeda, pelafalannya sama.

Baca juga: Tips-tips Berjualan Online bagi Pemula 

Rahasia Bisnis Online yang Tak Lekang Oleh Waktu

Rahasia Bisnis Online yang Tak Lekang Oleh Waktu

Mungkinkah Anda sedang ingin memulai bisnis online tetapi takut tidak berhasil karena minat pasar yang terus berubah? Atau Anda telah memulai bisnis online namun tak kunjung berkembang malah semakin sepi? Apkah Anda tahu permasalahan sebenarnya yang Anda hadapi? Banyak orang sudah memulai bisnis online tetapi tanpa pengetahuan yang memadahi dan cukup. Namun dalam artikel ini saya akan memberikan beberapa rahasia agar bisnis online Anda tetep berjalan tanpa adanya hambatan dan tak lekang oleh waktu meskipun pandemi menyerbu. Penasran bukan dengan beberapa tipsnya, mari simak sampai habis ya.

1. Pilih Produk Pada Bidang yang Aman

Sumber Foto: pexels.com

Pada dasarnya memilih produk untuk bisnis online tidak boleh asal saja. Kita harus memperhatikan produk yang kita jual karena sangat signifikan dalam menentukan langkah selanjutnya. Ada berbagai jenis produk yang terjual laku di pasaran. Mari kita bahas produknya satu persatu agar dapat menetukan pilihan produk mana yang paling sesuai untuk kita jual nantinya. Ada banyak sekali produk yang dapat dujual, namun secara umum, dibagi menjadi 3 bagian yaitu:

Primer

Memilih produk umum yang selalu dibutuhkan sangatlah menjanjikan pasalnya produk tersebut tidak pernah sepi pembeli meskipun di tengah pandemi covid-19. Produk primer seperti kebutuhan rumah tangga dan makanan adalah produk yang selalu dibutuhkan masyarakat. Produk tersebut juga menargetkan pasar yang luas dan tidak terbatas untuk beberapa golongan saja. Hal tersebut tentunya memudahkan kita untuk menargetkan pasar yang lebih luas. Terlebih lagi berpotensi untuk laku setiap hari dengan produk yang kita jualkan.

Sekunder

Setelah kebutuhan primer terpenuhi maka manusia cenderung membutuhkan kebutuhan lain sebagai penunjang atau memudahkan dalam menjalani kehidupan. Kebutuhan tersebut dinamakan dengan kebutuhan sekunder. Contoh dari kebutuhan sekunder adalah alat komunikasi, alat transportasi, dll.

TIPS:

Jika Anda hendak menjual produk sekunder, Anda bisa memilih produk yang sedang viral di pasaran. Memilih produk yang sedang viral ataupun tren tentu juga mempunyai beberapa keuntungan, diantaranya:

  • Produk yang viral belum memiliki banyak kompetitor dalam berjualan, sehingga lebih berpeluang untuk menjadi salah satu toko yang akan dicari. Hal tersebut tentunya meningkatkan keuntungan sebagai penjual.
  • Produk yang viral telah banyak diketahui publik, sehingga tidak perlu repot memperkenalkan produk yang akan dijual nantinya.

Tersier

Produk barang terakhir merupakan bidang kebutuhan yang dapat menaikkan derajat sosial di masyarakat yaitu produk kebutuhan tersier. Pada umumnya, manusia membutuhkan produk tersier ketika manusia telah memenuhi kebutuhan primer dan sekunder. Contoh dari produk kebutuhan tersier adalah pakaian bermerek, makanan eklusif, dll.

2. Lakukan Inovasi

Langkah lain yang dapat Anda coba ialah melakukan inovasi. Setelah Anda memilih produk yang ingin Anda jualkan kini saatnya Anda bersaing secara resmi dengan kompetitor sebelumnya untuk merebut hati pelanggan. Memang banyak pelanggan setia yang susah untuk diajak berpindah hati, namun Anda dapat melakukan berbagai upaya, diantaranya ialah:

Berikan Packaging yang Lebih Baik

Sumber Foto: pexels.com

Anda dapat memberikan packaging ataupun kemasan yang lebih menarik lagi. Pasalnya konsumen saat pertama kali melihat adalah bentuk visual dari produk. Agar konsumen tertarik Anda dapat memaksimalkan kemasan yang ada, mulai dari desain produk hingga kemasan luar. Untuk mempercantik kemasan, Anda dapat memilih paper bag atau tas kertas dibandingkan dengan plastik. Selain itu Anda juga mendukung gerakan hijau untuk mengurangi sampah palstik. Namun jika Anda masih bingung melakukan semua hal diatas satu per satu, ada baiknya Anda begabung dengan program dropship maupun reseller suatu brand perusahaan. Karena sudah jelas tahapannya dan tentunya juga mereka telah lebih dahulu melakukan riset pasar. Seperti Hermofit yang telah menjualkan lebih dari 20 ribu produk kurang dari 1 bulan, dan kini membuka peluang usaha reseller yang menggiurkan.

10 Keuntungan Menjadi Reseller Hermofit di Tengah Pandemi

10 Keuntungan Menjadi Reseller Hermofit di Tengah Pandemi

Virus corona yang merebak pada awal tahun 2020 ini telah mengubah tatanan kehidupan manusia. Kehidupan kita yang sebelumnya dapat beraktivitas dengan normal di luar ruangan kini semua harus dikerjakan dari rumah mulai dari sekolah hingga bekerja. Dampaknya sektor perekonomian cenderung melemah saat wabah virus corona menjangkit. Para pebisnis tidak dapat melakukan aktivitas yang biasa dilakukan seperti ekspansi untuk mengembangkan usahanya.

Oleh karena itu diperlukan strategi yang baru demi menghadapi situasi ini, salah satunya adalah dengan berjualan online menjadi reseller Hermofit. Karena menjalani bisnis online dengan bergabung menjadi mitra Hermofit akan mendapatkan banyak sekali keuntungan dan membuka peluang bisnis Anda. Terlebih bisnis ini bisa dijalankan oleh siapa saja tidak terbatas jenis kelamin terlebih usia dan dapat dijadikan sebagai bisnis rumahan ataupun usaha rumahan. Berikut akan saya paparkan beberapa keuntungan dan alasan kenapa Anda harus bergabung menjadi reseller Hermofit.

1. Keuntungan yang Besar

Hermofit menjualkan madu dengan kualitas super dan bahan-bahan alami tanpa pengawet. Sehingga mutu dan kualitas yang diberikan kepada konsumen adalah yang terbaik sebanding dengan kualitas harga. Dengan menjualkan madu hermofit Anda juga akan mendapatkan keuntungan yang besar lebih dari 2x lipat karena harga beli dan harga jual yang terpaut jauh sehingga menguntungkan Anda.

2. Penjualan Produk Tinggi

Walaupun harga madu Hermofit terbilang sedikit di atas pasaran dari madu lainnya tapi peminantnya sama sekali tidak sepi. Hal ini terjadi karena kulitas yang diberikan tidak akan mengecewakan para konsumennya. Terlebih madu Hermofit memiliki varian yang beragam diantaranya Honey Lemon dengan madu alami dan buah lemon utuh yang diproses sesuai standar nasional. Konsumen tidak perlu repot dalam mengkonsumsi madu dan lemon karena tinggal diseduh air hanggat.

Terdapat dua varian lainnya yaitu Honey Ginger dan Honey Sugar Plum yang baik untuk menjaga kesehatan serta kadar gula dalam tubuh karena menggunakan gula aren. Peminat madu hermofit justru semakin meningkat saat pandemi corona, untuk menjaga imunitas tubuh. Serta memiliki varian yang beragam agar konsumen tidak bosan dalam mengonsumsinya setiap hari.

3. Tanpa Modal Besar

Untuk bergabung dalam program reseller madu Hermofit, Anda tidak memerlukan modal yang besar. Pasalnya program reseller yang ditawarkan di bawah satu juta sehingga terjangkau untuk semua kalangan baik pelajar/mahasiswa, ibu rumah tangga hingga pekerja kantor yang ingin menambah penghasilan. Tanpa modal yang besar Anda sudah bisa berbisnis dengan keuntungan yang tidak sedikit.

4. Bimbingan Marketing

Keuntungan lain yang akan Anda dapatkan ialah bimbingan marketing. Anda akan dibimbing dari 0 hingga berhasil mendapatkan income dengan berbagai cara. Sehingga bagi Anda yang baru pertama kali mencoba berbisnis online tidak perlu khawatir karena Hermofit memiliki tim strategi khusus untuk membimbing Anda. Anda akan mendapatkan buku panduan e-book panduan marketing untuk berjualan di Facebook, Instagam, hingga Shopee.

5. Marketing Kit

Selain bimbingan marketing, keuntungan lainnya yang akan Anda dapatkan ialah marketing kit berupa konten foto serta video. Konten tersebut nantinya akan digunakan dalam sosial media baik Facebook ataupun Instagram dalam akun jualan Anda. Sehingga Anda tidak perlu repot-repot membuat konten bahkan caption dalam berjualan, karena terkadang banyak orang bingung untuk menentukan ide awal postingan. Segala sesuatu yang Anda butuhkan saat memulai bisnis sudah disediakan oleh tim marketing, Anda tidak perlu takut gagal karena semua langkah akan dibimbing dan difasilitasi dengan maksimal. Selain konten foto dan video, marketing kit lain yang akan Anda dapatkan adalah booklet dan brosur per produk, bentuk marketing kit fisik tersebut membantu Anda dalam penjualan offline sehinggga akan seimbang nantinya baik penjualan online maupun offline.

6. Webinar bersama Ahli Marketing

Keuntungan selanjutnya adalah adanya webinar untuk menambah ilmu dan pengetahuan dalam dunia bisnis baik online maupun offine. Ahli marketing yang dihadirkanpun tidak sembaran orang melainkan, Yoyok Rubiantono. Ya, namanya sudah tidak asing lagi karena keberhasilannya dalam menjual panci hingga meraup untung miliaran rupiah. Webinar yang diselenggarakan Hermofit berada di bawah arah beliau. Andapun akan diajarkan caranya jualan dari 0 hingga sukses seperti kisahnya.

7. Free Konsultasi

Saat Anda telah bergabung dalam program reseller Anda juga akan mendapatkan konsultasi gratis mengenai permasalahan Anda dalam dunia bisnis. Hermofit akan memberikan jawaban yang tepat atas permasalahan yang Anda hadapi bersama ahlinya. Bergabung menjadi reseller Hermofit akan mendapatkan banyak keuntungan dengan system yang sangat baik untuk memberdayakan reseller untuk semakin berkembang.

8. Jaringan Channel Silaturahmi

Sangat penting untuk menjaga silaturami dengan sesama reseller untuk berbagi informasi yang bermanfaat dalam berbisnis. Akan ada grup yang dikhususkan untuk menampung para reseller di WhatsApp dan Telegram. Di dalam grup tersebut admin akan menginfokan bebrbagai tips dan informasi penting dalam berjualan. Anda juga bisa melakukan tanya jawab, diskusi, hingga bertukar pikiran di sana baik dengan admin maupun sesame reseller. Dengan adanya grup chat akan lebih mudah dalam mengutarakan pemikiran dan saling menanggapi.

9. Dukungan Admin Ramah

Sumber Foto: pexels.com

Jika Anda memiliki pertanyaan yang kiranya bersifat pribadi dan tidak ingin diutarakan di grup, maka Anda bisa menghubungi admin secara pribadi. Di sana nantinya admin akan melayani Anda dengan ramah dan menyelesaikan permasalahan Anda dengan baik sesuai dengan prosedur kenyamanan client.

10. Tanpa Tim

Dengan bergabung sebagai reseller Hermofit, Anda tidak memerlukan tim ataupun orang tambahan untuk membantu usaha Anda. Pasalnya Anda sudah diakomodasi dari segi koten penjualan, buku marketing kit, hingga bimbingan marketing. Sehingga keuntungan yang akan Anda dapatkan menjadi sepenuhnya milik Anda.

Itulah beberapa keuntungan yang tidak terbayangkan saat menjadi reseller Hermofit. Segera daftarkan diri Anda karena slot reseller yang terbatas di setiap kota. Selamat mencoba, salam sukses.

10 Tips Meraih Pasar di Shopee bagi Pemula

10 Tips Meraih Pasar di Shopee bagi Pemula

Kita semua tahu bahwa Shopee adalah lokapasar ternama yang memiliki jutaan pengguna baik pembeli ataupun penjual. Shopee juga menawarkan banyak sekali keuntungan jika dibandingkan situs lokapasar lainnya. Hal ini mendorong peningkaatan jumlah pengguna di setiap harinya. Orang pun akhirnya ingin membuka toko di Shopee untuk membuka peruntungan dalam bisnis online. Namun, perlu disadari bahwa jumlah pesaing Anda juga sangat beragam dan tentunya tidak sedikit. Oleh karena itu banyak hal yang perlu untuk diperhatikan saat Anda membuka toko di Shopee agar dapat merebut konsumen. Tapi tenang, saya akan bagikan beberapa tips jitu untuk meraih pasar di Shopee bahkan bagi pemula, mari kita simak baik-baik ya.

1. Berikan Deskripsi Produk yang Jelas

Beri penjelasan tentang produk yang kita jual seperti kegunaanya, spesifikasinya, garansi semisal ada, dan informasi lain dari produk.

2. Berikan Gambar yang Terbaik

Kebanyakan konsumen melihat produk pertama kali sebelum memutuskan untuk membeli produk tersebut atau tidak. Maka dari itu berikanlah gambar dengan kualitas yang baik dan tidak pecah saat dilihat. Selain itu tambahkan unsur estetika dalam foto agar lebih menarik pelanggan. Seperti menggambil gambar produk di atas papan putih dan bunga disebelahnya atau hiasan lain yang dapat dikreasikan. Lalu jangan tambahkan satu gambar saja. Kita bisa menambahkan foto di slide berikutnya berupa manfaat produk serta testimoni.

3. Headline yang Menarik

Headline sangatlah signifikan dalam berjualan karena terletak pada deskripsi awal produk dan menjadi kata kunci yang pembeli cari di Shopee. Berikut akan saya berikan rumus yang biasanya dapat menarik pelangan.

  • Menawarkan manfaat ganda. Misal: “Ingin Melangsingkan Badan Anda dengan Mudah dalam Waktu 1 Bulan Saja?” untuk produk pelangsing.
  • Memberi ingatan tentang konsekuensi. Misal: “Apakah Anda Yakin Kulit Wajah Anda Bebas Bakteri dan Polusi?” untuk produk pembersih wajah.
  • Memberi urgensi. Misal: “Miliki Ponsel Terbaru Ini dengan Diskon 10% untuk 10 Pembeli Pertama Saja” untuk produk teknologi.

4. Unggah Produk Setiap Hari

Pastikan untuk selalu upload produk yang anda jual setiap harinya, agar mampu membantu meningkatkan dan mengoptimalisasi produk kita di mesin pencarian Shopee. Upload prosuk 10x dalam sehari mampu menjadikan toko kita aktif dan terdeteksi secara otomatis.

5. Berikan Harga Kompetitif

Setelahnya berikan pula harga yang bersaing dengan cara rutin mengecek kompetitor. Hal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan harga pasaran dan menjaga kompetisi.

6. Berikan Voucher Toko

Berikan voucher toko kepada pelanggan yang mengikuti akun kita di Shopee. Dengan cara tersebut sama-sama diuntungkan baik pelanggan dan penjual. Penjual dapat menarget pelanggan baru sehingga toko kita akan mudah untuk melebarkan pasarannya.

7. Daftar Program Gratis Ongkir

Pembeli lebih suka jika mendapatkan gratis ongkir, oleh karenanya kita dapat mendaftar program gratis ongkir extra. Berikut caranya:

  • Masuk ke aplikasi.
  • Tap menu “Gratis Ongkir XTRA”.
  • Tap menu “Semua Gratis Ongkir”.
  • Scroll layar sampai bawah, tap “Daftar Sekarang”.
  • Akan ada beberapa dokumen untuk di-upload: nomor KTP, foto e-KTP, dan foto Anda yang sedang memegang e-KTP secara close-up.
  • Ceklist untuk setuju Syarat & Ketentuan, tap Kirimkan.

8. Fitur Naikkan Produk

Anda dapat menjangkau lebih banyak pembeli dengan menaikkan produk Anda ke urutan teratas daftar produk Terbaru pada halaman kategori. Untuk menaikkan produk Anda, Anda cukup klik fitur “Naikkan Produk” pada foto produk Anda. Anda dapat menaikkan 5 produk Anda dengan durasi setiap 4 jam sekali.

9. Shopee Feed

Shopee Feed adalah fitur di mana penjual Shopee bisa membuat konten visual menarik serta memaksimalkan branding toko. Dengan menggunakan Shopee Feed, exposure toko akan meningkat dan menghasilkan penjualan yang makin besar. Lebih kerennya lagi, Anda bisa menambahkan product tag, voucher tag, dan share informasi produk ke Instagram melalui Shopee Feed.

10. Shopee Live

Shopee Live adalah strategi baru “pembelanjaan” Shopee untuk memberikan sentuhan yang lebih pribadi tentang bagaimana penjual dapat terhubung dengan pembeli. Manfaat menggunakan Shopee live adalah mendapatkan pengikut dan pelanggan baru, dan Mem-branding toko Anda. Streaming langsung meningkatkan kehadiran online dan sosial Anda. Ini menghasilkan perluasan / kesadaran lebih lanjut terhadap merek Anda.

Langkah Membuka Toko di Shopee bagi Pemula

Langkah Membuka Toko di Shopee bagi Pemula

Setelah Anda mengetahui beberapa keuntungan berjualan di Shopee kini saatnya Anda memulai langkah berani untuk membuka toko di Shopee. Berikut saya akan membagikan langkah-langkah untuk membuka toko di Shopee. Langkah ini dapat dilakukan baik melalui ponsel denan mengunduh Shopee Apk atau aplikasi Shopee  maupun PC (Personal Computer) Anda.

1. Mendaftarkan Toko di Shopee

Hal pertama yang wajib kita lakukan adalah mendaftarkan toko kita di Shopee terlebih dahulu sebelum mulai berjualan. Bukalah situs resmi Shopee di browser desktop PC ataupun melalui aplikasi Shopee yang dapat diunduh lewat Google Play Store di ponsel kita. Setelahnya, buka akun baru dengan klik tombol “Saya” lalu “Daftar”. Kemudian kita dapat melanjutkan mendaftar dengan memilih beberapa pilihan baik mengggunakan nomor hp, Line, ataupun Facebook.

2. Atur Toko

Setelah berhasil mendaftar, langkah yang harus dilakukan adalah melengkapi profil toko. Profil toko dapat dilengkapi dengan mengklik tombol “Saya”  > “Toko Saya”  >  “Asisten Penjual”  >  “Profil Toko”.

Nama Toko

Lengkapi nama toko sesuai dengan brand yang dinginkan, usahakan nama toko mudah diingat oleh konsumen. Nama toko Anda juga dapat berupa nama produk yang Anda jualkan sehingga jika ada konsumen yang mengetikkan nama produk di pencarian maka akan keluar toko Anda dan produk Anda. Semisal Anda adalah reseller Hermofit, maka Anda bisa menuliskan nama toko Anda dengan mencantumkan kata Hermofit.

Deskripsi Toko

Sumber Foto: uxdesign.cc

Pada deskripsi toko berikan keterangan tentang produk yang dijual, jam buka toko, pilihan penggiriman, pilihan pembayaran, dan voucher yang diberikan. Hal tersebut memudahkan penjual maupun pembeli dalam mengetahui informasi toko tanpa harus chat terlebih dahulu sehingga lebih efektif dan efisien.

Foto

Pada kolom foto berikan gambaran yang mendeskripsikan toko anda secara tersendiri. Dapat pula berisi program promo dan voucher yang diberikan toko.

Atur Alamat

Anda dapat mengatur alamat dengan cara pilih “Alamat Saya” lalu “+ Alamat Baru”. Setelahnya akan muncul formulir untuk mengisi alamat, isilah dengan benar lalu klik tombol simpan.

Jasa Kirim

Untuk mengatur jasa kirim kita dapat mengatur kurir yang ingin mengirimkan barang kita nantinya ke pelanggan. Terdapat beberapa pilihan di bawah, klik tombol hijau untuk mengaktifkan jasa kirim yang hendak dipilih.

Kartu/Rekening Bank

Tahapan selanjutnya adalah mengatur rekening bank untuk melakukan transaksi dengan pembeli. Klik tombol “Kartu/Rekening Bank” setelahnya kita akan “Login” password Shopee untuk alasan keamanan.  Setelah berhasil kita dapat menambahkan rekening bank lalu mengisi formulir seperti dibawah ini.

3. Upload Produk Pertama

Langkah terakhir untuk melengkapi toko adalah dengan cara upload produk yang akan kita jual. Untuk mengupload produk klik ikon dot square lalu pilih “produkku” setelahnya klik ikon tambah (+). Setelahnya kita sudah bisa memasukkan nama, foto dan deskripsi produk yang kita tawarkan. Jangan lupa untuk menambahkan kategori, harga, variasi, dan stok produk. Tambahkan pula berat produk dalam kg serta keterangan kondisi produk baik baru maupun bekas. Jika sudah semua klik “simpan & tampilkan”.

Itulah beberapa cara yang bisa saya berikan untuk membuka toko di Shopee bagi pemula, mudah bukan? Segera mulai peluang usaha Anda dengan bisnis online melalui Shopee. Semoga langkah-langkah di atas dapat membantu Anda dalam membuka peluang bisnis online. Jangan lupa baca artikel lainnya di sini, karena ada banyak sekali artikel yang akan membantu Anda dalam mencoba peluang usaha bisnis online. Selamat mencoba.

 

7 Alasan Bejualan di Shopee Wajib Anda Coba

7 Alasan Bejualan di Shopee Wajib Anda Coba

Siapa yang tak kenal Shopee? Ya, lokapasar yang satu ini sudah tidak asing lagi tentunya bagi kita. Pasalnya Shopee merupakan salah satu lokapasar terbesar dengan pengguna terbanyak yang berada di Asia Tenggara. Shopee banyak dipilih karena menawarkan beberapa keuntungan bagi penggunanya baik sebagai penjual maupun pembeli. Berikut akan saya berikan beberapa alasan kenapa Anda harus mengembangkan bisnis online Anda di lokapasar Shopee.

1. Fitur Live Chat

Fitur yang satu ini tentunya sangat membantu dalam fitur pelayanan konsumen. Konsumen dapat dengan mudah berinterkasi dengan penjual. Semisal jika barang yang Anda jualkan sudah habis dan sedang menunggu stok datang makan Anda bisa menginformasikan hal tersebut kepada konsumen. Jika konsumen ingin menunggu atau mengganti varian barang dapat dilakukan untuk meminimalisir risiko cancel dan mendapatkan rating yang jelek. Rating yang jelek akan berpengaruh pada toko Anda nantinya dan kurang mendapatkan kepercayaan konsumen.

Fitur live chat juga dapat digunakan untuk melakukan teknik closing. yaitu proses untuk mengakhiri transaksi antara Anda dengan konsumen Anda hingga berhasil. Dalam proses tersebut Anda perlu mempersiapkan beberapa jawaban secara matang.

2. Layanan Iklan

Shopee menyediakan layanan iklan dengan nama iklanku dengan tiga tipe iklan; iklan kata kunci, iklan produk produk serupa, iklan toko. Ketiga produk tersebut dapat meningkatkan omzet penjualan sejumlah 15% dan 20% peningkatan jumlah pesanan.

  • Iklan Kata Kunci

Tempatkan produk Anda di posisi teratas halaman hasil pencarian

  • Iklan Produk Serupa

Jangkau Pembeli yang tertarik dengan produk Anda

  • Iklan Toko

Tempatkan toko Anda di posisi teratas halaman hasil pencarian

3. Terintegrasi oleh Ekspedisi

Sumber Foto: pexels.com

Shopee menyediakan beberapa layanan pengiriman pesanan yang dapat disesuaikan dengan keinginan konsumen. Selain beragam pilihan ekspedisi yang tersedia terdapat pula subsidi biaya ongkos kirim dari Shopee dengan minimal pembelian. Sehingga konsumen semakin diuntungkan dalam malakukan transaksi di Shopee karena adanya program gratis ongkos kirim. Program tersebut juga akan meningkatkan penjualan Anda di lokapasar Shopee tentunya.

4. Produk Dapat Di-up

Keuntungan lain yang akan Anda dapatkan adalah penyediaan fitur sundulan. Fitur ini meningkatkan penjualan produk Anda dengan cara memunculkan produk Anda di urutan teratas saat konsumen mencari dengan kata kunci tertentu.

Fitur ini dapat digunakan gratis maupun berbayar. Fitur sundulan gratis hanya dapat menampilkan maksimal 5 produk saja sesuai dengan kategorinya setiap 4 jam sekali.

5. Dukungan Sistem yang Baik

Shopee juga memiliki dukungan sistem yang baik untuk menguntungkan penjual di bagian help. Di sana Anda akan mendapatkan FAQ untuk menjawab segala macam pertanyaan yang berkaitan dengan fitur, promo, dan juga tips berjualan. Sehingga memudahkan Anda sebagai penjual pemula untuk memahami sistem kerja Shopee.

6. Fitur Penghargaan

Jika Anda memilih untuk berjualan di Shopee dan telah berhasil berkembang seiring berjalannya waktu maka akan semakin sering Anda mendapatkan keuntungan. Pasalnya Anda akan lebih banyak mendapatkan fitur promo seperti game Shopee yang hanya bisa dilakukan oleh toko yang sudah berkembang atau sebagai star seller. Semakin toko Anda berkembang dengan baik semakin banyak pula penghargaan yang akan Anda dapatkan sehingga membuat Anda semangat dalam mengembangkan usaha.

7. Banyak Program Promo

Sumber Foto: uxdesign.cc

Meskipun Anda adalah pemula yang mencoba berjualan di Shopee, bukan berarti Anda tidak mendapatkan promo. Anda akan tetap mendapatkan beberapa promo yang dapat Anda maksimalkan. Contohnya seperti program gratis ongkir, voucher toko, dan lainnya.

Itulah beberapa keuntungan yang akan Anda dapatkan jika berbisnis online menggunakan Shopee. Saat Anda sudah menjadi penjual maka Anda akan lebih mudah mengakses Shopee Seller dengan mengunduh Shopee Apk atau Aplikasi Shopee. Semoga peluang usaha Anda dalam bisnis online dapat berjalan sesuai harapan, selamat mencoba.

Menghasilkan Uang dengan Mudah di Saat Pandemi dengan Menjadi Reseller

Menghasilkan Uang dengan Mudah di Saat Pandemi dengan Menjadi Reseller

Saat Pandemi corona merebak dan tak kunjung usai, banyak hal di kehidupan menjadi terganggu kelancarannya termasuk dalam sektor perekonomian. Banyak yang penghasilannya berkurang atau bahkan tidak menghasilkan apa-apa saat pandemi terjadi. Tapi tetaplah bersemangat dan optimis karena akan selalu ada hal yang dapat kita lakukan di setiap harinya. Teruslah berjuang dan berusaha karena hidup akan terus berjalan meskipun sekarang sedang dalam keadaan yang kurang baik. Berikut saya pun akan membagikan cara untuk tetap menghasilkan uang bahkan di tengah pandemi. Bahkan dengan keuntungan yang menggiurkan bukanlah sebuah hal yang mustahil untuk didapatkan. Maka dari itu mari simak baik-baik tips di bawah ini ya.

1. Popularitas Brand

Langkah pertama yang harus Anda perhatikan sebelum menjadi resseler adalah memilih produk dengan popularitas brand yang tinggi. Tentu saja pemilihan produk dengan popularitas brand yang tinggi dapat menguntungkan Anda dalam berjualan sebagai reseller. Anda tidak perlu lagi mem-branding­ ataupun mengenalkan produk yang Anda jual ke masyarakat karena masyarakat telah mengetahui produk tersebut. Menjual produk yang telah populer di kalangan masyarakat membantu binsis Anda dalam segi penjualan.

2. Pilih Produk Penjualan dengan Margin Besar

Sumber Foto: pexels.com

Cara kedua yang dapat menjadi pertimbangan Anda adalah memilih produk dengan margin atau keuntungan yang besar. Keuntungan yang besar ini tergantung produk yang Anda ambil dari distributor. Saya akan memberikan contoh yang lebih jelas agar Anda mendapatkan gambarannya yaitu reseller madu herbal Hermofit. Anda akan mendapatkan keuntungan yang besar jika bergabung program resseler karena harga jual lebih dari dua kali lipat dengan harga beli. Sehingga Anda akan lebih untung jika memilih menjadi reseller Hermofit.

3. Pilih Produk dengan Penjualan Tinggi

Salah satu cara untuk mendongkrak penjualan Anda adalah dengan memilih produk dengan penjualan yang tinggi. Produk dengan penjualan yang tinggi di bagi ke dalam dua ketegori sebagai berikut.

  • Produk yang Dibutuhkan

Anda dapat menjadi reseller dari suatu produk yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat karena tidak akan pernah sepi pembeli. Produk yang dibutuhkan sangat beragam macamnya diantaranya produk kebutuhan pokok dan produk kesehatan. Kedua produk dalam kategori tersebut tidak akan pernah mati di pasaran sehingga Anda dapat memanfaatkan peluang tersebut dengan menjadi reseller.

  • Produk yang Viral

Alternatif produk yang dapat Anda coba adalah produk viral, meski tidak selalu dibutuhkan produk yang viral memiliki peluang usaha yang sangat besar. Pasalnya produk viral belum banyak yang menjadi penjual sehingga kompetitor yang Anda miliki sangat sedikit tidak seperti produk kebutuhan pokok.

4. Pasarkan Online

Sumber Foto: pexels.com

Pasarkan produk yang Anda jualkan secara online karena pasar online lebih mudah untuk dijangkau karena tidak terbatas tempat ataupun jam operasional seperti toko konvensional. Dengan jangkauan yang luas akan lebih memungkinkan Anda menjual produk yang Anda tawarkan dengan presentase lebih banyak. Dengan bejualan online Anda juga menghemat pengeluaran operasional seperti sewa tempat.

5. Jalin Relasi

Sangat penting untuk menjalin relasi sesama reseller karena Anda bisa mendapatkan informasi penting serta mendapatkan berbagai tips dari reseller yang terjun ke dunia bisnis terlebih dahulu. Menjalin relasi juga penting karena bisnis kecil sangat rentan oleh fluktuasi, sehingga memperbanyak informasi yang mendalam mengenai bisnis menjadi solusi yang paling efektif. Selamat mencoba ya, semoga bisnis online yang Anda lakukan berhasil nantinya. Jangan lupa nantikan artikel bermanfaat lainnya di sini.

Tips Berjualan di Facebook Bagi Pemula

Tips Berjualan di Facebook Bagi Pemula

Facebook merupakan media sosial terbesar yang memiliki paling banyak pengguna. Pengguna atif Facebook beragam dari kalangan usia hingga jenis kelamin. Dengan memiliki pengguna yang luas dan tersebar, hal tersebut dapat Anda manfaatkan sebagai tempat menawarkan produk yang Anda jualkan. Berikut akan saya berikan tips berjualan di Facebook secara lengkap, mari kita simak tipsnya agar dapat membantu Anda dalam berbisnis online.

1. Facebook Marketplace

Facebook telah mempunyai fitur untuk memudahkan barjualan yaitu fitur marketplace. Fitur ini ditempatkan di platform Facebook dan dapat diakses melalui ponsel ataupun PC. Fitur ini memudahkan penjual untuk mengunggah barang yang hendak dijual serta memudahkan konsumen untuk dapat menemukannya. Calon pembeli dapat langsung masuk ke dalam fitur marketplace tanpa harus mengunduh aplikasi e-commerce tersediri karena Facebook telah menghubungkan keduanya. Fitur ini sangat membantu baik dari segi penjual maupun konsumen. Berjualan barang di fitur marketplace juga dapat membangun kepercayaan kepada konsumen agar terlihat lebih profesional dari pada berjualan di akun pribadi. Fitur Facebook Marketplace mempunyai tampilan serupa dengan situs jual beli online lainnya yaitu OLX, berikut akan saya berikan tahapan untuk memulai menjual barang di Facebook Marketplace:

Facebook Baru

  • Dari Kabar Beranda, klik “Marketplace“.
  • Klik “+ Buat Tawaran Baru”, lalu klik “Barang Dijual”.
  • Klik “Tambahkan Foto” untuk mengunggah foto barang dari komputer.
  • Masukkan info tentang barang. Untuk menandai barang sebagai gratis, tuliskan 0 sebagai harganya.
  • Klik “Berikutnya”. Jika tulisan “Berikutnya” berwarna abu-abu, pastikan Anda telah memasukkan informasi yang diperlukan.
  • Klik “Terbitkan” untuk memposting tawaran marketplace Anda.

Facebook Klasik

  • Dari “Kabar Beranda” kemudian klik “Marketplace”.
  • Klik “+ Jual Sesuatu”, lalu klik “Barang Dijual”.
  • Klik “+10 Foto” untuk mengunggah foto barang dari komputer.
  • Masukkan info tentang barang. Untuk menandai barang sebagai gratis, tuliskan 0 sebagai harganya.
  • Klik “Berikutnya”. Jika tulisan “Berikutnya” berwarna abu-abu, pastikan telah memasukkan informasi yang diperlukan.
  • Pilih tempat untuk memposting tawaran, jika hanya ingin memposting di marketplace saja, klik “Hapus”.
  • Klik “Terbitkan” untuk memposting tawaran Marketplace.

2. Fitur Fanpage

Sumber Foto: unsplash.com

Opsi kedua yang dapat kita lakukan setelah mengungah barang di Facebook marketplace adalah dengan membuat akun fanpage. Akun fanpage dirasa lebih efektif lagi setelah memunggah barang di Facebook marketplace untuk mengembangkan merek kita dengan berbagai fitur fanpage yang dimiliki. Akun fanpage memiliki detail informasi yang jauh lebih lengkap dibanding Facebook marketplace yang hanya berupa satu unggahan foto beserta diskripsi barang dan harga saja. Jika kita kombinasikan dengan fitur fanpage akan lebih baik lagi. Pasalnya fitur fanpage memuat begitu banyak informasi dari produk yang dijualkan, nama perusahaan, serta rekam jejak perusahaan maupun keunggulan barang yang dimiliki sehingga konsumen akan lebih percaya dengan informasi yang dapat kita berikan.

Berikut akan saya berikan beberapa cara membuat fitur fanpage:

  • Buka facebook.com/pages/create.
  • Klik “Kategori” untuk memilih jenis Halaman.
  • Isi informasi yang diperlukan.
  • Klik “Lanjutkan”, lalu ikuti petunjuk di layar.

3. Ciptakan Konten yang Menarik

Setelah berhasil membuat facebok fanpage, langkah selanjutnya adalah mengisi fanpage tersebut dengan konten semenarik mungkin. Konten yang menarik akan lebih menarik konsumen untuk datang ke fanpage yang kita miliki. Kita dapat memperhatikan berbagai segi berikut diantaranya.

Segi Gambar

Berikan gambar dengan kualitas yang terbaik, agar tidak pecah saat ditampilkan. Selain itu buatlah gambar jualan kita semenarik mungkin dengan unsur estetika.

Segi Konten

Buatlah akun fanpage Anda tidak hanya sekedar berjualan melainkan berbagai tips yang berhubungan dengan kategori produk yang Anda jual misalkan kesehatan ataupun kecantikan. Misalkan Anda menjual produk pelangsing berikan juga tips untuk menurunkan berat badan agar efektif. Dapat juga berupa diskon ataupun promo yang diberikan. Pastikan juga Anda mem-posting konten setidaknya sekali dalam sehari agar jangkauan semakin luas dan akan lebih mudah untuk ditemukan.

Segi Copywriting

  • Berikan headline yang menarik agar membuat orang berhenti scrolling dan tertarik untuk membaca produk kita lebih jauh lagi.
  • Cakup informasi lengkap pada body text meliputi beberapa hal yaitu: detail dari produk , manfaat, dan terutama alasan kenapa mereka harus beli.
  • Extra, merupakan merupakan servis tambahan atau benefit lainnya. Extra ini bisa membuat orang yang ragu, menjadi yakin karena dia merasakan ada keuntungan lebih jika belanja di tempat Anda. Misalnya gratis konsultasi unutuk menurunkan berat badan.
  • Closing, bagian dimana kita harus memberi informasi terkait cara calon pembeli melakukan transaksi semsisal klik link yang menuju halaman produk.

4. Aktif di Grup yang di Kategori yang Sejalan dengan Produk Dagang

Sumber Foto: unsplash.com

Grup di Facebook menjadi salah satu sarana untuk Anda menargetkan audiens yang tepat. Anda dapat bergabung dan melakukan soft selling di sana. Kalau Anda masih member baru, dan langsung promosi, kamu akan dicap tidak sopan dan terkadang spam bahkan Anda akan langsung ditendang keluar grup dan sekali keluar, tidak akan bisa gabung lagi ke grup itu. Padahal grup di Facebook membantu Anda dalam menemukan hal apa saja yang banyak dicari dan diminati oleh orang lain. Di Facebook grup juga akan sering muncul sesi tanya jawab dan berbagi informasi lain yang bermanfaat.