4 Rahasia Viral Marketing

4 Rahasia Viral Marketing

Setelah membaca artikel sebelumnya mengenai 5 Keuntungan Viral Marketing bagi Pemula Bisnis kini saatnya Anda memulai langkah untuk menerapkan viral marketing untuk usaha Anda. Meskipun Anda adalah pemula bisnis online, tidak memungkiri bahwa Anda dapat melakukan strategi marketing yang satu ini. Bahkan banyak produk baru yang berhasil menerapkannya dan berseliweran di sosial media hingga akhirnya mendulang keuntungan yang cukup besar, Andapun dapat melakukannya. Dalam artikel ini, saya akan membagikan 4 rahasia teknik viral marketing yang tidak boleh untuk Anda lewatkan, mari simak langkah-langkahnya.

1.  Menentukan Target Audiens

Langkah pertama tentu saja Anda harus menentukan target audiens Anda terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar konten yang Anda buat sesuai dan memenuhi kebutuhan target pasar yang telah Anda tetapkan. Semakin tepat sasaran dengan target pasar Anda, maka akan lebih banyak penjualan yang berhasil dilakukan. Selain itu konten Anda juga akan lebih cepat disebarkan oleh audiens Anda. Hal ini adalah kunci, maka buatlah konten semenarik mungkin dan dapat mudah disebarkan oleh audiens. Namun, jika Anda merasa kesusahan dalam menentukan target audiens Anda untuk pertama kali maka Anda dapat mengunjungi artikel di sini agar lebih mudah memahaminya.

2. Memaksimalkan Tools Sosial Media

Sumber Foto: pexels.com

Hal kedua yang harus Anda lakukan tentu saja memaksimalkan tools yang ada pada sosial media lantaran teknik viral marketing mengedapkan persebaran konten produk Anda melalui dunia maya, salah satunya ialah sosial media. Untuk itu penting untuk memaksimalkan semua fitur yang ada di dalamnya agar dapat menjangkau audiens lebih luas. Anda dapat memaksimalkan tools seperti penggunaan hastag pada setiap konten yang Anda unggah. Pastikan bahwa hastag tersebut sesuai untuk mendeskripsikan produk Anda agar mudah terlacak ataupun dicari oleh konsumen.

3. Merangkul Audiens dengan Pendekatan Emosional

Hal ketiga yang dapat Anda lakukan adalah merangkul audiens dengan pendekatan emosional, hal ini karena dirasa lebih menyentuh audiens sehingga audiens merasa dipahami dan menyebarkan konten tersebut pada sosial medianya. Semakin banyak persebarannya maka semakin besar kemungkinan konten Anda untuk viral dan menjamah audiens lebih luas lagi di laur target pasar Anda. Pendekatan emosional dalam konten yang Anda buat  dapat berupa emosi gembira, sedih, haru, takut, hingga marah sekalipun. Pengertian penambahan emosi marah di sini, bukan dimaksudkan untuk membenci sesuatu melainkan untuk menggerakkan audiens dalam melakukan sesuatu hal yang berlainan seperti konten yang Anda buat. Semisal Anda membuat konten pengalangan dana tentang pengeboman di Suriah dan menampakkan para korban yang terlantar tanpa adanya ayoman dari pemerintah, maka akan timbul rasa marah akan tragedi yang terjadi. Hal ini dapat membuat audiens tertarik untuk mengikuti pengolongan dana yang Anda serukan. Memanfaatkan emosi audiens sangat penting untuk memberikan suatu makna dalam konten tersebut. Anda juga dapat melakukan hal yang serupa dengan beragam emosi yang lainnya.

4. Mencoba Strategi Trend Jacking

Sumber Foto: asiatimes.com

Stategi terakhir yang ampuh untuk diterapkan ialah trend jaking. Trend jaking adalah strategi di mana memanfaatkan sesuatu yang viral, lagu misalnya dan ditimpali dengan strategi promisi Anda sendiri. Masih ingat bukan iklan Shopee dengan mengunakan lagu baby shark dan diganti dengan lirik Shopee sendiri dengan salah satu liriknya “di Shopee pi pi pi pi pi pi” yang menjadi ikon. Sungguh cemerlang bukan ide yang dilakukan oleh Shopee dengan menggunakan laku yang menjadi mega hit pada masanya untuk melakukan promosi, Anda juga dapat melakukan hal yang sama tentunya.

Baca juga: Menghasilkan Uang dengan Mudah di Saat Pandemi dengan Menjadi Resseler

5 Keuntungan Viral Marketing bagi Pemula Bisnis

5 Keuntungan Viral Marketing bagi Pemula Bisnis

Apakah Anda telah mengenal strategi viral marketing? Apakah sebenarnya viral marketing dan keuntungannya jika diterapkan? Bisakah menerapkan viral marketing meski baru memulau usaha? Tenang saja, di sini saya akan membahas viral marketing secara lengkap, mari simak pembahasannya.

Apa Itu Viral Marketing?

Viral marketing sebenarnya ialah teknik pemasaran dengan melibatkan konten digital yang kemudian disebarkan secara masif melalui sosial media atau platform lainnya, sehingga menciptakan potensi pertumbuhan eksponensial dalam waktu singkat terhadap objek yang viral tersebut. Konten tersebut dengan sukarela disebarkan oleh audiens dengan sendirinya dan lebih menghemat biaya pemasaran atau pengiklanan tentunya. Teknik ini bisa digunakan untuk meningkatkan brand awareness hingga penjualan.

Baca juga: Rahasia Bisnis Online yang Tak Lekang Oleh Waktu

Keuntungan Viral Marketing

Tentu saja dengan adanya viral marketing banyak sekali keuntungan yang akan Anda dapatkan, berikut akan saya berikan rangkumannya.

1. Meningkatkan Brand Awareness

Keuntungan pertama seperti yang telah dijelaskan di awal ialah dapat  meningkatkan brand awareness. Brand awareness ialah suatu istilah strategi pemasaran yang dapat menggambarkan tingkat kesadaran konsumen terhadap suatu produk. Mempromosikan suatu produk baru atau menghidupkan kembali suatu merek lama merupakan salah satu langkah tepat yang dapat dilakukan untuk membangun brand awareness. Jadi pada intinya brand awareness digunakan agar masyarakat umum lebih memahami merek dari suatu produk. Dengan adanya viral marketing, membuat brand awareness terasa lebih mudah, karena perkembangan dunia digital yang membantu persebarannya.

2. Meningkatkan Penjualan

Sumber Foto: pexels.com

Selain dapat meningkatkan brand awareness, viral marketing juga dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan. Hal ini tentunya terjadi karena jamahan audiens juga lebih tersebar sehingga lebih banyak orang yang tergiur akan produk yang Anda tawarkan sehingga dapat meningkatkan penjualan secara signifikan. Belakangan ini sangat marak produk yang terjual laris berkat pengaruh sosial media terutama Instagram dan TikTok. Barang-barang tersebut viral karena diulas oleh beberapa orang dan menyebar cepat karena kualitas barang yang bagus dari ulasan semula membuat orang penasran untuk membeli dan mencobanya.

Baca juga: Tips Bisnis Tahan Krisis Saat Pandemi 

3. Menghemat Biaya Iklan

Dengan persebaran produk yang cepat dan luas tentu saja sudah menjamah beberapa audiens Anda sekaligus. Hal ini dapat menghemat biaya iklan karena penyebarannya telah dilakukan oleh pengguna sosial media. Dengan perkembangan teknologi akan semakin memudahkan pengguna internet membagikan kepada siapapun secara mudah. Dengan viral marketing jangkauan yang luas akan Anda dapatkan bahakan melebihi target pasar Anda.

4. Menghemat Waktu dan Tenaga

Tentu saja dengan viral marketing Anda akan dapat menghemat waktu dan tenaga dalam menyebarkan iklan produk Anda. Viral marketing membuat konten produk Anda akan terus menerus tersebar dengan mudahnya karena bantuan pengguna sosial media yang saling membantu share konten tersebut. Karena sudah ada yang melakukan tugas penyebaran konten, maka akan lebih menghemat tenaga dan waktu Anda. Konten dengan pendekatan viral marketing juga akan lebih cepat menyebar dibanding dengan pendekatan marketing yang lainnya.

5. Kesempatan Diliput Berbagai Media Lebih Besar

Sumber Foto: pexels.com

Hal yang tak kalah penting ialah kesempatan untuk diliput oleh berbagai media. Peluang Anda akan lebih terbuka karena produk telah berhasil viral, maka beberapa media akan meliput bisnis Anda. Dengan begitu, akan lebih banyak audiens yang mengetahui produk Anda tidak hanya melalui sosial media saja. Saat iklan berhasil viral, Anda tidak perlu mengeluarkan biaya untuk press release atau memasang iklan di berbagai media. Seperti koran, televisi, radio, dan lain-lain. Bahkan unggulnya, media-lah yang akan dengan sukarela meliput konten Anda yang viral itu.

Baca juga: Lambungkan Penjualan dengan Menargetkan Pasar bagi Pemula